Pasca Dituding Mangkir, Akhirnya Kasek Panwascam Arga Makmur Diperiksa Kasus Dugaan Cabul Atasannya
Menariknya, Saksi Hanya Dicecar 3 Pertanyaan!

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pengusutan kasus dugaan perbuatan cabul yang melibatkan oknum Ketua Panwascam Arga Makmur berinisial Iw sebagai terlapornya, akhirnya dapat dipastikan sudah lengkap. Pasalnya, pasca dituding mangkir oleh penyidik Polres Bengkulu Utara, Sekretaris Panwascam Arga Makmur Syaiful Rahmad Akhirnya menjalani pemeriksaan terkait dugaan perbuatan cabul atasannya tersebut. Menariknya, Syaiful hanya dicecar tiga pertanyaan.

Baca : Kasus Dugaan Cabul Mangkrak, Kasek Panwaslucam Arga Makmur Mangkir Panggilan Penyidik

“Saya sudah dipanggil dan diperiksa oleh penyidik, dan semua yang dibutuhkan penyidik dari saya sudah saya kemukakan pada Senin (5/11),” ujarnya.

Syaiful pun menuturkan, dalam pemeriksaan dirinya hanya diberikan tiga pertanyaan oleh penyidik PPA Polres BU, meski sebelumnya pemeriksaan sempat batal yang dilakukan pada hari Sabtu (3/11). Dari tiga pertanyaan penyidik tersebut, ia mengaku mengungkapkan apa yang ia ketahui dimana sejauh ini dirinya menegaskan tidak pernah melihat secara langsung korban pencabulan berinisial Ln dilecehkan oleh Iw. Namun demikian, ia juga menegaskan kepada penyidik bahwasanya aksi dugaan cabul yang dilakukan atasannya tersebut, atas penilaiannya sehari-hari yang berada di kantor Panwascam Arga Makmur. Serta adanya keterangan langsung korban yang mendatanginya, untuk memilih mundur dari pekerjaannya sebagai staf resepsionist di Panwascam Arga Makmur yang merupakan titipan terlapor, ketimbang harus mengorbankan kehormatannya.

“Saya tidak terlalu tahu persis kejadian pelecehan yang dialami korban, namun saya sudah bisa menebak hal ini bakal terjadi, setelah korban mendatangi saya untuk memilih mundur dari pekerjaannya, ketimbang harus mengorbankan kehormatannya, yang diakui korban terus mendapatkan tekanan dari terlapor demi untuk hal tersebut,” bebernya.

Syaiful pun tidak luput menceritakan kepada pihak penyidik, bahwa ia sudah kerap mengingatkan korban agar tidak terlalu dekat dengan terlapor. Hal ini dikatakannya, mengingat tidak etisnya kedekatan bawahan kepada atasan itu melebihi tarap kewajaran, yakni antara atasan dan bawahan yang semestinya sesuai dengan tupoksi pekerjaan masing-masing. Kembali ia mengungkapkan, hal yang paling sering ia ingatkan kepada korban ketika terlapor memanggil korban ke ruangannya dengan pintu yang tertutup, disitu ia mengingatkan agar korban memanggil terlapor itu sewajarnya saja dengan sebutan “Bapak”, jangan dengan sebutan “Abang”. Hal ini ia katakan kepada korban, untuk mengurangi kesan tidak baik antara atasan seorang pria, dengan bawahan yang merupakan seorang perempuan yang notabenennya memiliki penampilan menarik.

“Saya akui, korban itu memiliki penampilan cukup menarik, terlebih lagi bagi terlapor. Makanya, sudah sering saya mengingatkan korban apabila dikantor seyogyanya untuk bersikap sewajarnya, jangan seperti antara dua kekasih yang berada satu tempat kerja. Yang akhirnya, kejadian seperti inilah yang tidak diinginkan terjadi, toh akhirnya banyak sekali yang dirugikan, serta nama baik keluarga yang pastinya menjadi taruhannya. Namun ibarat nasi sudah menjadi bubur, tinggal kembali kepada penyidik itulah lagi, apakah hal ini dapat dibuktikan atau tidak. Mengingat korban yang sudah merasa menjadi korban pelecehan seksual, dan juga terlapor yang mana nama baik dirinya dan keluarga menjadi gunjingan banyak orang,”imbuhnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Lurah Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur ini berharap, masalah ini dapat segera selesai. Jika memang secara kekeluargaan tidak menemukan jalan solusi, ia sudah menjadi tugas penyidik untuk membuktikan, bahwa apa yang menjadi laporan korban untuk dapat dibuktikan. Jika tidak terbukti, menjadi tugas penyidik juga untuk mengekspose kepada seluruh masyarakat bahwa apa yang dilaporkan tidak terbukti.

“Kita semuanya mengharapkan masalah ini dapat segera selesai, karena terlalu banyak buruknya yang ditimbulkan ketimbang baiknya. Sehingga, jika masalah ini terbukti segeralah proses sesuai dengan regulasi aturan hukum yang berlaku, dan jika tidak terbukti seyogyanya penyidik dapat membeberkan kepada masyarakat, bahwa apa yang terjadi tidak memenuhi unsur dugaan perbuatan cabul,” tandasnya.

Seperti diketahui, Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik, selalu mengungkapkan bahwa perkembangan pengusutan dugaan perbuatan cabul atas terlapor oknum Ketua Panwascam Arga Makmur berinisal Iw, hanya tinggal menunggu keterangan satu orang saksi, yakni Syaiful Rahmat yang merupakan Lurah Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur.

Baca juga :

Dibilang Mangkir, Kasek Panwascam Arga Makmur Meradang

Dua Bulan Kasus Pelecehan Seksual Dilaporkan, Terlapor Oknum Ketua Panwaslucam Masih Melenggang

Polisi Dalami Dugaan Pencabulan Oknum Ketua Panwaslucam Arga Makmur

Wabup Bengkulu Utara Pastikan ASN Terlibat Cabul Langsung Dipecat

Keluarga Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ancam Bakal Ambil Sikap, Jika Jalur Hukum Gagal

Dihadapan Penyidik, Oknum Ketua Panwaslucam Berkilah Atas Dugaan Perbuatan Asusila

Pulang Haji Dapat Kabar ASN Diduga Terlibat Asusila, Mi’an Berang

Bawaslu BU Masih Tunggu Status Oknum Panwaslucam Di Kepolisian

Corengi Lembaga, Oknum Ketua Panwaslucam Ngaku Ke Atasan Dugaan Cabul Ada Unsur Dendam

Saksi : Perlakuan Oknum Kepada Korban Pelecehan Seksual Memang Terkesan Istimewa

Dituding Ngajak Bobok Bareng, Berikut bantahan Oknum Ketua Panwaslucam

Polisi Resmi Terima Pengaduan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Oknum Ketua Panwaslucam

Asbun Bawa Malapetaka, Klarifikasi Dugaan Pelecehan Seksual Berujung Somasi

Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual, Tembuskan Laporan Ke Bupati

Ortu Korban Dugaan Pelecehan Seksual Sempat Menaruh Curiga, Lantaran Putrinya Kerap Dipanggil Mendadak

ASN Terlibat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Pemkab Belum Ambil Sikap

Inspektorat Dan Panwaslukab Pastikan Oknum Ketua Panwaslucam Disanksi

Ups, Saksi Sebut Oknum Ketua Panwaslucam 4 Kali Ajak Korban Bertemu

Sst, Dituding Lakukan Pelecehan Seksual Oknum Ketua Panwascam Akan Dipolisikan

 

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment