Warga Tiga Desa Bengkulu Utara, Rindukan Pembangunan Infratruktur Jalan

Truck Berlogo MT, Disebut Sebar Debu

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Masyarakat tiga desa di Kecamatan Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara, rindukan pembangunan infrastruktur jalan. Bagaimana tidak, bertahun-tahun terlebih di kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an saat ini, pembangunan infrastruktur jalan di tiga desa yakni desa Kembang Manis, Teluk Ajang dan desa Padang Kala ditambah lagi diwilayah Kecamatan Padang Jaya desa Talang Tua, disebut belum pernah tersentuh pembangunan.

Hal ini diakui, oleh Sekdes Kembang Manis Apriandi, didampingi masyarakat yang ditemui awak media, bermandikan debu akibat truck berlogo MT berlalu lalang.

“Udah bertahun-tahun bang, jalan di beberapa desa sekitar sini, memang ga pernah tersentuh pembangunan. Terakhir, ada peningkatan jalan Lapen, tahun 2012 silam. Untuk selama masa Bupati Bengkulu Utara saat ini, belum ada bang,” ujarnya.

Bengkulu Utara

Kondisi jalan yang rusak, ditambah kemarau panjang ini juga menurutnya, diperparah dengan banyaknya debu, akibat lalu lalang truck milik salah satu pengusaha kuari, bernama Muktin. Sejauh ini, masyarakat desa belum mencicipi kontribusi pengusaha ini, untuk dibidang infrastruktur jalan. Terlebih lagi, untuk meminimalisir debu, yang berdampak pada kesehatan masyarakat desa.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah, untuk melihat kondisi ini. Jangan sampai, masyarakat setempat menilai bupati pilih kasih. Dimana, pembangunan nyaris sepenuhnya terdapat pada wilayah Dapil IV, sementara diwilayah ini, terlupakan,” imbuhnya.

Masyarakat Ngaku Selalu Diberikan Janji

Sejauh ini, masyarakat desa mengaku hanya menerima janji-janji pejabat, terlebih lagi janji dari para wakil rakyat yang hingga masa bhaktinya berakhir pun, tidak ada kontribusi terhadap infrastruktur jalan di desa wilayah ini. Selain itu, janji pejabat dinas terkait dan kontraktor, benar-benar dinilai sangat tidak bisa dipercaya.

Pasalnya, bukan main kontraktor dan pejabat dinas, menjanjikan untuk memperbaiki kondisi tebing terjal yang ada di desa ini, yang dinilai sangat membahayakan pengguna kendaraan. Namun kenyataannya, hingga saat ini tidak ada realisasi apapun.

Padahal, baik kontraktor maupun pejabat dinas terkait, datang ke desa meminta teken dokumen keperluan, dan telah dipenuhi. Namun, hanya meninggalkan janji palsu.

“Tahun ini, kami lihat ada juga pembangunan infrastruktur jalan, hanya 1,2 Kilo meter, dan itupun berada diruas bagian luar jalan desa. Sementara didalam desa ini, jalannya ibarat negara yang belum merdeka sama sekali. Tolonglah pak bupati, ini semestinya menjadi perhatian serius. Dan tolong, jangan hanya meninggalkan janji, terlebih menjelang Pemilu Kepala Daerah tahun 2020 mendatang,” tandasnya.

Baca juga :

Warga Dapil I dan Dapil III, Keluhkan Infrastruktur Jalan Tak Tersentuh Pembangunan

Potret Buram, Infrastruktur Wilayah Dapil III Bengkulu Utara

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment