RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Wacana yang sempat diperjuangkan oleh Bupati Bu Ir. Mi’an untuk mengundang Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, mulai membuahkan hasil. Pasalnya, Pemkab BU mendapatkan kepastian yang mana diterimanya surat keputusan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Nomor 3064/UM.02.04/IV/2018 yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris jendral.
Diketahui, isi surat keputusan tersebut pemberitahuan bahwa daerah Kabupaten BU menjadi salah satu dari 8 daerah lainnya yang akan menjadi agenda kunjungan presiden, dalam rangka kunjungan untuk kawasan transmigrasi tahun 2018-2019. Kunjungan itu sendiri, dijadwalkan pada bulan Mei mendatang.
Sejauh ini, lokasi yang akan dikunjungi yakni Kawasan Terpadu Mandiri Lais, Giri Mulya, Ketahun (KTM Lagita). Dimana telah adanya agenda yang dilampirkan dalam surat tersebut, bahwa sejumlah agenda yang akan dilakukan presiden selama melakukan kunjungan ke BU. Seperti jadwal, pelaksanaan kegiatan, tahapan dan kesiapan kunjungan kerja yang merupakan pemberitahuan awal untuk dijadikan bahan persiapan, apabila kawasan KTM Lagita benar-benar akan dikunjungi presiden.
” Mengenai kepastiannya akan diberitahukan lebih lanjut oleh Pemerintah pusat. Namun berdasarkan surat tersebut, presiden akan datang kisaran bulan Mei 2018. Selain BU, kawasan lain yang akan dikunjungi Presiden yakni Provinsi Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara dan Nusa Tenggara Barat,” ujar Kabag Umum Setdakab BU Kardo Manurung.
Lebih jauh Kardo memaparkan informasi ini, selain itu ada beberapa agenda kegiatan lainnya yang akan dilakukan presiden saat berkunjung ke BU nanti. Seperti di bidang pertanian presiden akan melakukan panen sawit dan padi, Cash For work/padat karya yakni jalan DAK. Presiden juga akan melakukan peresmian beberapa proyek diantaranya peresmian Rumah Sakit Tipe C, Pasar, Jalan Boulevard, RMU, pembagian Peralatan dan Perlengkapan Pendidikan untuk SMA dan Sarana Olahraga.
” Kunjungan ini presiden juga mengagendakan seperti halnya daerah lain yang dikunjungi, yakni membagikan 532 lembar sertifikat secara gratis kepada rakyat,” jelasnya.
Laporan : Effendi

