Warga Dapil I dan Dapil III, Keluhkan Infrastruktur Jalan Tak Tersentuh Pembangunan

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kebijakan Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an, selama kepemimpinannya dinilai sangat kontroversi dan mulai membuat warga Bengkulu Utara gusar. Pasalnya, banyak sekali laporan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur yang dinilai timpang. Dimana, nyaris 90 Persen pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya disinyalir mengarah ke wilayah Dapil IV, dimana tempat kediaman pribadi bupati berada. Hal ini seperti yang diungkapkan, oleh Nyardi warga desa Sido Mukti Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara.

“Kami heran, apa salah kami dengan pak bupati, sampai jalan di wilayah kami ini bertahun-tahun tidak pernah tersentuh pembangunan,” ujarnya.

Ia pun mulai membeberkan, diperhatikannya kebanyakan pembangunan infrastruktur, justru banyak mengarah ke wilayah Ketahun dan Putri Hijau serta sekitarnya. Apakah, karena wilayah Dapil I ini tidak berada di dekat rumah pribadi bupati, hingga kebijakan pembangunan terkesan timpang.

“Terakhir jalan kami ini dibangun di zamannya bupati Imron Rosadi, itupun cepat sekali rusak, yang infonya baik ASN Kepala Dinas hingga kontraktornya harus berurusan dengan hukum,” bebernya.

Dirinya sangat berharap sekali, bupati untuk merubah kebijakannya. Jangan terkesan timpang sebelah. Karena, masyarakat disini juga merupakan masyarakat Bengkulu Utara, yang juga membutuhkan perhatian dari pemerintah, baik itu pemerintah Kabupaten maupun provinsi. Jalan di wilayah, desa Sido Mukti yang tembus ke wilayah Kecamatan Air Besi ini, sudah mengalami kerusakan yang sangat parah. Terlebih lagi, akibat kerusakan jalan ini menimbulkan debu, yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Besar harapan kami, bupati dapat mendengarkan keluhan kami ini. Karena, kami ini juga masyarakat Bengkulu Utara yang juga menginginkan adanya sentuhan pembangunan di wilayah kami,” imbuhnya.

Terkucilkan Dari Pembangunan

Disisi lain, masyarakat Dapil III juga senada dengan ucapan dari masyarakat Dapil I, yang merasa wilayahnya terkucilkan dari pembangunan. Disana pun, diharapkan adanya pembangunan, bukan iming-iming janji yang diberikan oleh Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara, terlebih dari anggota DPRD Bengkulu Utara yang terhormat.

“Tolonglah pak bupati, perhatikan infrastruktur wilayah kami. Jangan hanya membangun di wilayah Dapil IV saja, yang saat ini jalan jalan disana sudah mulus, sementara di wilayah kami masyarakat harus berjibaku dengan buruknya infrastruktur, yang berdampak dengan kecelakaan,” singkat Rodi masyarakat desa Talang Pungguk Kecamatan Air Besi Kabupaten BU.

Untuk diketahui, banyak sekali infrastruktur di Bengkulu Utara selain di wilayah Dapil IV, yang masih sangat memprihatinkan. Salah satu contoh, infrastruktur yang berada di tengah kota Arga Makmur, yang merupakan ibukota Kabupaten Bengkulu Utara. Dimana, di wilayah desa Karang Suci, Karang Anyar dan lainnya, masih layaknya jalan setapak yang dipenuhi koral, yang kerap mengakibatkan kecelakaan.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment