Sekolah Nekat Lakukan Pungutan, Ketua Saber Pungli Pastikan Ancaman Pidananya

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Tidak bosan-bosannya, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) mengingatkan pihak sekolah. Agar, tidak melakukan pungutan terhadap peserta didik.

Dibawah kepemimpinan Kompol PM Amin, Satgas Saber Pungli Kabupaten Bengkulu Utara, memastikan akan menindak aksi pungutan liar, yang dilakukan oleh pihak sekolah. Hal ini disampaikan langsung, oleh Ketua Satgas Saber PUngli BU, Kompol Amin.

“Saat ini saya akan memulai kinerja Satgas Saber Pungli, dengan memberikan sosialisasi. Agar, pihak sekolah berhenti melakukan pungutan terhadap peserta didik. Karena, sekolah dilarang keras melakukan pungutan. Dimana sesuai dengan aturan, yang diperbolehkan itu sifatnya sumbangan yang tidak mengikat, dan tidak ditentukan patok besaran sumbangan dan waktunya,” ujar pria yang juga menjabat, sebagai Wakapolres BU ini.

Ia pun terus mengingatkan, agar pihak sekolah berpegang teguh pada aturan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. Aturan ini jelas dan kuat. Mengingat, dalam aturan ini terdapat ancaman pidananya, jika masih nekat melakukan pungutan, terutama pihak sekolah.

“Semestinya, sekolah berpegang teguh pada ketentuan Permendikbud nomor 75 tahun 2016. Selain tidak boleh, dan terancam sanksi pidana dalam melakukan pungutan. Terlebih, jika pelakunya ASN akan dijerat Pasal 423 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun. Selain itu, jika pelakunya bukan ASN terancam Pasal 368 KUHP, dengan pidana pemerasan dan dapat dipidana penjara paling lama 9 tahun,” imbuhnya.

Untuk itu, ia pun menghimbau, agar seluruh masyarakat Bengkulu utara, mengetahui hal ini. Bagi, sekolah-sekolah, di upayakan untuk menghindari beban wali murid, yang dapat masuk dalam kategori unsur pungli. Karena, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan.

“Saya himbau kepada seluruh elemen masyarakat Bengkulu utara, stop pungutan liar. Jangan memberi dan menerima aksi pungli,” demikian Amin.


Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment