Masalah Moral Oknum Pejabat Bengkulu Utara, Berakhir Damai dan Saling Memaafkan

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Akhirnya, permasalahan merendahkan harkat dam martabat perempuan, yang dilakukan oleh oknum pejabat DPMD Bengkulu Utara berinisial Mo, telah berakhir dengan mediasi dan saling memaafkan atas kekhilafan, yang telah dilakukannya. Mediasi ini sendiri, terjadi di ruang Inspektur Inspektorat Bengkulu Utara Selasa (14/1), yang langsung dipimpin oleh Eka Hendriyadi selaku Inspektur dan dihadiri oleh sang perempuan berinisial Noti, serta Inspektur Pembantu III Arzi’ah, S.Sos.

Diawal mediasi, Inspektur Inspektorat Bengkulu Utara berulang kali mengingatkan Mo, bahwa setiap orang itu berbeda-beda. Apalagi, dalam menanggapi niat baik yang ingin berkenalan. Ia pun selaku, Inspektur mengingatkan kepada Mo bahwa jadikan masalah ini pelajaran, agar dikemudian hari tidak terulang lagi. Selain itu, kepada Noti, ia juga atas nama bupati dan pemerintah meminta agar permasalahan ini dapat selesai secara kekeluargaan. Dimana, setiap manusia itu pasti membuat salah, dan hanya tinggal bagaimana disikapi.

“Intinya, kami minta masalah ini dapat clear dan rampung tanpa ada dendam dikemudian hari, dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan saling bermaafan. Semoga saja, dengan kejadian ini dapat menjadi pembelajaran, dan tidak terulang lagi. Baiknya sesama introspeksi diri,” singkat Inspektur.

Kemudian, dalam penyampaiannya Mo dihadapan Noti meminta maaf atas kekhilafan yang telah dilakukannya. Dalam hal ini, Mo mempertegas, bahwa kekhilafan itu didasari emosi, dan ia pun menyadari hal tersebut setelah semuanya telah terjadi. Terutama, penyesalan yang timbul pasca viral di pemberitaan.

“Saya akui salah, karena kekhilafan saya. Dan saya sangat berterimakasih sekali, mbak Noti sudah mau bertemu dan bisa saling memaafkan. Dalam hal ini, saya tegaskan, saya hanya salah alamat dalam mengirimkan massenger. Saya sendiri, merasa terpukul dengan kata-kata saya sendiri. Saya sudah mendapatkan pembelajaran, karena ini bukan disengaja karena saya sendiri baru memainkan gadget,” ujarnya.

Noti : Saya Harap Jangan Pandang Rendah Orang

Selanjutnya, Noti dalam hal ini juga mencurahkan perasaannya yang merasa keberatan apa yang diucapkan oleh pak Mo. Ia berawal, hanya ingin Mo ini mendapatkan sanksi. Namun, karena saat ini sudah viral dan secara otomatis tentunya sudah ada sanksi tersendiri yang dialami oleh Mo, ia pun saat ini sudah dapat memaafkan. Ia pun mengingatkan kepada Mo, agar tidak mudah merendahkan orang lain, karena setiap orang itu tidak sama, yang seenaknya bisa direndahkan layaknya perempuan yang biasa menjajakan diri.

“Semoga saja, dengan adanya kejadian ini dan pertemuan ini menjadi pembelajaran kita bersama. Saya apresiasi pertemuan ini, dan permasalahan ini selesai secara kekeluargaan. Dengan ini, saya sudah memaafkan, dan diharapkan jangan sampai terulang lagi dikemudian hari,” tandasnya.

Diketahui, pertemuan ini diprakarsai oleh pihak Inspektorat bengkulu Utara, demi untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang dinilai kecil namun besar. Seperti yang disampaikan oleh Inspektur, dengan adanya pertemuan ini masalah oknum pejabat yang disebut telah merendahkan harkat dan martabat perempuan selesai sampai disini.

Baca berita terkait :

Inspektorat Bengkulu Utara, Periksa Oknum Pejabat Diduga Lecehkan Perempuan

Srikandi Pemuda Pancasila, Kritik Moral Oknum Pejabat Diduga Lecehkan Perempuan

Asisten III Angkat Bicara Terkait Oknum Pejabat Diduga Rendahkan Perempuan

Perempuan Yang Ngaku Dilecehkan, Minta Bupati Bengkulu Utara Bina Etika Pejabatnya

Oknum Pejabat Diduga Lecehkan Perempuan, Kepala DPMD : “No Comment”

Sst, Ado Oknum Pejabat Bengkulu Utara Disebut Lecehkan Perempuan

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment