Diwajibkan Bawa Mebelair Sendiri, Berikut Jawaban Kepsek
Sapti : Kami Tidak Memaksa

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait adanya informasi Sekolah Dasar (SD) Negeri yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yang mewajibkan wali murid kelas I Tahun Ajaran 2018 untuk membawa mebelair sendiri. Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 13 BU Rr. Sapti Rahayu, S.Pd, SD ketika dikonfirmasi awak media, membantah telah mewajibkan.

Ditegaskan Sapti, pihaknya tidak mewajibkan wali murid untuk membawa mebelair sendiri dari rumah jika ingin anaknya belajar dengan layak. Melainkan, hal itu atas dasar kesepakatan wali murid sendiri. Namun demikian, Sapti mengakui bahwa wali murid diminta untuk membawa mebelair sendiri, hal ini mengingat kurangnya dan sudah tidak layaknya mebelair sekolah yang lama.

” Iya siswa kelas I di sini (SDN 13 BU,red), membawa mebelair sendiri. Itu berdasarkan kesepakatan rapat komite dengan wali murid, mengingat mebelair yang ada di sekolah sudah tidak layak digunakan lagi. Satu hal yang perlu digaris bawahi, hal tersebut bukan diwajibkan melainkan keinginan dan kesepakatan wali murid sendiri,” ujarnya.

Dijelaskan Sapti, untuk unit ruang kelas I SDN 13 BU memang kekurangan mebelair terutama jenis kursi. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan pihak komite dan wali murid atas solusi tersebut, dan disepakatilah wali murid membawa mebelair jenis kursi untuk di gunakan oleh anak-anaknya sendiri-sendiri. Dalam hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dispendik BU, dan pihak Dispendik BU. Alhasil, hal tersebut diizinkan dengan catatan tanpa adanya unsur paksaan.

Baca artikel terkait :

Sst, Ada Sekolah Wajibkan Wali Murid Bawa Mebelair Sendiri

Sst, Ada Kegiatan Pengadaan Langsung Diduga Dikerjakan Seorang Ajudan Kadis

Dugaan Korupsi Pengadaan Mebelair, Kepala Dispendik BU Mulai Terseret

Kadispendik Dipastikan Terlibat Pengadaan Meubeler Tahun 2017

” Kelas 1 itu kursinya kurang, yang lama sudah rusak dan tidak layak digunakan. Saya sebagai Kepsek sudah ngajukan profosal ke Dispendik BU, untuk pengadaan mebelair di sekolah kami dan dan jawaban yang kami dapatkan akan disetujui profosal tersebut dari dua unit yang kami minta, hanya mendapatkan 1 unit dan itu kami maklum karena Dispendik bukan hanya mengurus SDN 13 saja, tapi sekolah se Kabupaten BU. Itupun, kata pihak Dispendik baru bisa diajukan menunggu APBD-Perubahan 2018,” bebernya.

Tampak ruang kelas
Tampak ruang belajar siswa kelas I SDN 13 yang menggunakan kursi plastik

 

Lanjut Baca, Sementara lebih jauh istri Kepala Dinas Perikanan BU ini menjelaskan —->

Related posts

Leave a Comment