Tokoh Adat Desa Talang Rendah Meradang, Ulah Oknum ASN Bengkulu Utara Yang Disebut Sudah Kali Kedua Diduga Hamili Warganya

Diduga Hamili Warganya, Tanpa Ada Etika Terhadap Masyarakat

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Menarik, Senin (1/6) Tokoh Adat desa Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik Bengkulu Utara, meradang. Pasalnya, oknum ASN Bengkulu Utara berinisial Sa yang diduga telah menghamili warganya tidak kunjung menepati janjinya untuk melangsungkan akad nikah di desanya tersebut. Justru, mengaku telah melangsungkan pernikahan diluar daerah dan melakukan ritual cuci kampung, dengan memotong kambing tanpa melibatkan tokoh adat setempat.

Hal ini disampaikan oleh Yadri (58) salah seorang Tokoh Adat, yang menyebutkan karena dinilai telah mencoreng nama baik desa dan nama baik ASN lainnya di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Berharap, kepada Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an dan juga Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini pihak kepolisian, dapat menindak ulah dari oknum ASN ini yang diduga telah menghamili warganya, sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya sudah gerah dengan ulah oknum ASN ini, karena ulahnya ini sudah kali kedua melakukan hal yang sama di desa Talang Rendah. Sebab, sebelum kejadian dengan warganya yang berinisial Ya (25) tahun ini, oknum ASN inisial Sa diduga juga telah menghamili seorang gadis, yang masih dibawah umur yakni berumur 15 tahun, dan gadis tersebut, saat ini telah melahirkan seorang anak. Karena oknum ASN inisial Sa ini telah berulangkali melakukan hal yang sama dan didesa yang sama, maka menurut kami adat sangat berharap kepada Bupati Bengkulu Utara, dapat segera mungkin memberikan sanksi terhadap oknum ASN tersebut. Begitu pula, pihak kepolisian juga dapat mengusut soal pernikahan Sa dengan gadis dibawah umur. Selaku adat saya pun siap bersaksi dihadapan penyidik dan pihak Pemkab jika dibutuhkan,” ujarnya.

Pihaknya, dalam kasus ini sangat menyesalkan sikap seorang Kades yang terkesan melindungi dan tutup mata atas apa yang menimpa warganya di desanya tersebut. Yang mana, aksi oknum ASN Bengkulu Utara ini sejak awal sudah dikoordinasikannya ke Kades, guna memberikan sangsi serta perjanjian, namun hingga saat ini sang kades yang bernama Karyoto ini, tidak pernah mengindahkannya. Padahal, mulai dari jadwal untuk akad nikah pada hari raya idul fitri ke tiga, hingga malam rasan akan dilaksanakannya cuci kampung itu kades selalu dilibatkan.

“Kami sangat menyesalkan sikap kades, yang terkesan acuh tak acuh dengan kejadian ini. Semestinya kades itu proaktif dengan kejadian yang menimpa warganya, terlebih lagi kami selaku lembaga adat sudah berkoordinasi, namun hingga saat ini tidak ada satupun tindakan kades yang dapat memperjelas masalah ini. Pasalnya, hingga saat ini oknum ASN BU ini sudah mempermainkan Kadus, BPD, Imam serta lembaga adat didesa ini, yang tidak menepati janjinya untuk bertangungjawab terhadap warganya yang sudah hamil 5 bulan tersebut,” sesal Yadri.

Sejauh ini, pihaknya sangat ingin kasus ini diusut baik oleh Pemkab Bengkulu Utara maupun pihak Kepolisian. Terlebih lagi, mengenai kasus yang melibatkan oknum ASN BU berinisial SA ini juga dibantu oleh oknum ASN berinisial Za yang saat ini menjabat sebagai Sekcam Hulu Palik Bengkulu Utara. Dimana, aksi pernikahan dan ingkar janji terhadap tokoh didesa ini, turut serta oknum Za ini.

“Malam yang kabarnya tidak jadi melaksanakan akad nikah itu, saya melihat betul inisial Sa ada di dalam mobil. Tapi Sa tidak keluar dari dalam mobil, dan saya juga melihat jelas Za yang menjadi sopir mobil itu. Nanti kami juga akan mempertanyakan, seperti apa status Za dengan warga desa kami saat ini, kalau sudah menikah kapan dan dimana nikahnya. Kalau tidak ada sedikitpun keterangan yang dapat menjelaskan soal status hubungannya dengan warga desa kami ini, artinya mereka selama ini  terkesan kumpul kebo,” jelas Yadri.

Kades Talang Rendah, Terkesan Lindungi Oknum ASN Bengkulu Utara Yang Diduga Hamili Warganya

Disisi lain, Kepala Desa (Kades) Desa Talang Rendah, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, Karyoto yang terkesan tutup mata dan melindungi kejadian ini, terlihat juga ketika awak media mengkonfirmasi terkait hal ini kepadanya. Yang mana, Karyoto, menegaskan sama sekali tidak mengetahui persoalan adanya oknum ASN berinisial Sa yang diduga telah menghamili warganya berinisial Ya.

“Meskipun hal itu telah ramai menjadi perbincangan ditengah masyarakat. Namun, sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan terkait ada oknum ASN mantan lurah kelurahan Gunung Alam, Kecamatan kota Arga Makmur inisial Sa, yang diduga telah menghamili warga saya tersebut. Serius saya tidak tahu. Sebab, hingga saat ini warga dan perangkat desa seperti Kadun, BPD serta lembaga adat, tidak pernah melapor atau memberitahukan dengan saya adanya kejadian tersebut,” ucap Kades yang disambangi di kediamannya.

Kendati demikian, Kades mengaku jika dirinya mengetahui akan adanya cuci kampung di desanya, setelah didatangi oleh orang tua Ya, yang mengundang untuk kehadirannya pada ritual cuci kampung yang tidak melibatkan lembaga adat sepenuhnya.

“Hanya saja tadi pagi ada orang tua Ya, datang kesini (Rumah,red) mengundang saya, agar dapat hadir kerumahnya karena mau doa sedikit. Kemudian, orang tua Ya juga sempat mengatakan, bahwa anaknya Ya sudah menikah dengan Sa. Tapi sayangnya, orang tua Ya tidak mau meberikan penjelasan dimana dan kapan anaknya menikah,” terang Kades.

Sejauh ini, Kartoyo juga mengaku tidak mengetahui, jika ASN inisial Sa tersebut, sebelumnya juga pernah menikah dengan warganya, yang diduga berstatus anak dibawah umur, seperti yang telah disampaikan beberapa orang warga desa setempat, dengan awak media. Bahkan, Informasi yang didapatkan. Warga desa Talang Rendah, diduga masih dibawah umur yang telah dinikahi inisial Sa tersebut, sekarang sudah mempunyai seorang anak.

“Kejadian itu saya juga tidak tahu, dan warga desa hingga sekarang juga belum ada menyampaikan dengan saya masalah itu. Kalau memang benar ada kejadian seperti itu, kita berharap silahkan pihak yang berwenang usut masalah tersebut,” demikian Kades.

Baca juga :

Kepala DPPKB Bakal Panggil Oknum ASN Bengkulu Utara Yang Diduga Hamili Warga Talang Rendah

Sst, Lagi Ada Oknum ASN Bengkulu Utara Diduga Hamili Warga Desa Talang Rendah

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment