Oknum ASN Bengkulu Utara Diduga Hamili Warga Desa Talang Rendah, Belum Terima Sangsi

ASN bengkulu Utara

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Masih ingat dengan kasus Sa oknum ASN Bengkulu Utara, yang bertugas di Dinas PPKB Bengkulu Utara yang merupakan eks Lurah Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur. Pemeriksaan atas dugaan Sa menghamili warga desa Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik Bengkulu Utara berinisial Ya, yang telah mencemarkan nama baik ASN BU serta menodai marwah institusi Pegawai Negeri, masih terus berlanjut.  Hingga saat ini, oknum ASN ini masih belum dikenakan sangsi. Hal ini dibenarkan oleh Inspektur Inspektorat BU Eka Hendriyadi kepada awak media, Senin (20/7). “Iya kasus oknum ASN ini…

Read More

ASN Bengkulu Utara Yang Diduga Hamili Warga Talang Rendah, Penuhi Panggilan Atasannya

Diduga hamili warga desa Talang rendah

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dinas PPKB Bengkulu Utara, selaku tempat ASN Bengkulu Utara yang diduga telah menghamili warga desa Talang rendah berinisial Sa, telah memenuhi kewajibannya memanggil dan meminta klarifikasi atas kejadian yang telah melanggar hukum, dan etika sebagai abdi negara. Dalam hal ini, pemanggilan dilakukan langsung oleh Sekretaris DPPKB BU Lasmawati, yang telah mendapati semua klarifikasi oknum ASN tersebut. Dikatakan Lasmawati, pemanggilan telah dipenuhi oleh Sa pada Rabu (3/6), yang mana dalam klarifikasinya oknum ASN ini tidak menampik kejadian hamilnya warga desa Talang Rendah tersebut. Namun, dalam klarifikasinya membantah…

Read More

Tokoh Adat Desa Talang Rendah Meradang, Ulah Oknum ASN Bengkulu Utara Yang Disebut Sudah Kali Kedua Diduga Hamili Warganya

ASN Bengkulu Utara

Diduga Hamili Warganya, Tanpa Ada Etika Terhadap Masyarakat RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Menarik, Senin (1/6) Tokoh Adat desa Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik Bengkulu Utara, meradang. Pasalnya, oknum ASN Bengkulu Utara berinisial Sa yang diduga telah menghamili warganya tidak kunjung menepati janjinya untuk melangsungkan akad nikah di desanya tersebut. Justru, mengaku telah melangsungkan pernikahan diluar daerah dan melakukan ritual cuci kampung, dengan memotong kambing tanpa melibatkan tokoh adat setempat. Hal ini disampaikan oleh Yadri (58) salah seorang Tokoh Adat, yang menyebutkan karena dinilai telah mencoreng nama baik desa dan nama…

Read More