Puluhan Toke Habis Kesabaran, Lakukan Pemortalan Jalan Menuju PT K3 Ketahun

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Puluhan para toke TBS Sawit, yang memasukkan tandan buah ke PT K3 Ketahun melalui perusahaan suplier CV Karya Utama (KU), sudah habis kesabaran. Pasalnya, Senin (29/6) puluhan toke yang sudah membuat deadline pada mediasi di kantor Kecamatan Ketahun Bengkulu Utara, melakukan pemortalan jalan menuju ke PT K3 Ketahun.

Situasi aksi pemortalan jalan menunju ke PT K3 Ketahun, terhadap puluhan toke serta para petani lainnya yang ingin memasukkan TBS Sawit menjadi terhambat, langsung direspon pihak PT K3 Ketahun. Terlihat didalam video amatir yang diterima awak media, pihak General Manajer (GM) PT K3 Ketahun Rizki, langsung menemui teman-teman toke, dan menyampaikan apa yang dilakukan oleh para toke dengan melakukan pemortalan jalan ini, dinilai salah alamat. Pasalnya, uang toke sepenuhnya bukan tidak dibayarkan oleh PT K3 Ketahun, melainkan pihak PT K3 Ketahun telah menyalurkan seluruh uang tunggakan DO para toke ini, ke pihak CV KU. Sehingga, semestinya masalah ini sudah antara CV KU dengan para toke.

“Kita sudah mediasi, perwakilan 4 orang dari para toke. Kami (PT K3 Ketahun,red) sudah menjelaskan. Kami tegaskan, buka usaha disini bukan sebentar, kami mau usaha disini mungkin mau 10 sampai 20 tahun lagi kedepan, dan kami butuh semuanya. Sejauh ini, hubungan kita baik-baik saja dan sudah berjalan 3 tahun sejak managemen perusahaan lama. Untuk kejadian ini, kita sudah mediasi di kecamatan. Kami, dengan CV KU itu adalah mitra kerja, dan kami sudah membayarkan semua uang tagihan yang ditagihkan oleh CV KU berdasarkan DO kawan kawan toke,” ujarnya.

Ia pun dinilai, para toke salah melakukan pemortalan jalan terhadap jalan masuk PT K3 Ketahun. Karena ini, jelas yang akan dirugikan semua pihak. Mengingat, PT K3 Ketahun yang menjadi korban, pihak PT K3 Ketahun akan meminta pihak penegak hukum dalam mengusut kasus ini, sesegera mungkin menunjukkan hasil. Mengingat, yang saat ini juga menjadi korban para toke sawit. Pihaknya, memastikan akan kooperatif menjalani pemeriksaan oleh penegak hukum, dan sudah sejatinya sama sama, agar mempercayakan proses hukum ini kepada polisi.

“Namun sejauh ini, hingga saat ini kita masih menunggu proses yang dilakukan pihak Kepolisian. Yang mana, hingga saat ini ER bendahara CV KU yang merupakan selaku juru bayar, belum juga ditetapkan tersangka. Dan kami harap, kita sama sama bersabar. Kami, berjanji akan memfasilitasi kasus ini. Kami akan dukung pihak polisi, dan saya memastikan ER sudah membuat pernyataan dan mengakui kesalahannya yang ditandatangi diatas materai. Jadi tolong bersabar,” jelas Rizki.

Toke : Kami Hanya Minta Uang Kami Dibayar

Sementara itu, Toni salah satu toke yang dikonfirmasi awak media, mengakui bahwa pihaknya bersama dengan rekan-rekan lainnya, sepakat melakukan pemortalan jalan. Namun dalam hal ini, pihaknya mendapatkan edukasi yang jelas dari pihak PT K3 Ketahun, apa yang dilakukan ini salah alamat. Kendati demikian, apa yang dilakukan oleh para toke ini sangat jelas, mengingat direktur CV KU ini merupakan adik kandung dari pemilik PT K3 Ketahun. Sehingga, apa yang dilakukan oleh para toke ini, meminta agar pihak PT K3 Ketahun memfasilitasi agar uang para toke ini segera dibayarkan.

“Kami tidak banyak meminta pak, pemilik PT K3 Ketahun ini kakak dari direktur CV KU, yang disebut-sebut masih menahan uang para toke. Sehingga, apa yang kami lakukan ini, semata-mata bukan untuk mempersulit atau merugikan pihak PT K3 Ketahun, melainkan meminta perhatian pihak PT K3 Ketahun atau pemiliknya, agar membantu memfasilitasi, segera membayarkan uang kami. Karena, ini merupakan dua perusahaan keluarga, kakak pemilik perusahaan perkebunan, sang adik menjadi perusahaan mitra. Itu aja harapan kami,” singkatnya.

Kapolsek : Unjuk Rasa Berlangsung Kondusif

Sementara itu, Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik melalui Kapolsek Ketahun Iptu Teguh Ari Aji, S.Ik, membenarkan bahwa para toke melakukan aksi unjuk rasa dengan melakukan pemortalan jalan. Aksi ini berjalan damai dan kondusif, dan sesudah adanya edukasi dari pihak PT K3 Ketahun, dengan jalan mediasi, pemortalan dihentikan dan menunggu proses hukum, yang saat ini tengah dilakukan oleh pihak Polres BU atas laporan pihak CV KU yang belum membayarkan uang para toke.

“Iya mas, memang ada aksi unjuk rasa, alhamdulillah aksi ini berjalan damai dan kondusif, dan telah dilaksanakan mediasi. Dan pemortalan sendiri dihentikan,” singkat Kapolsek.

Baca juga :

Dugaan Penggelapan CV Karya Utama Tahun 2019, Status Penyidikan

Dugaan Penggelapan Uang Toke Oleh CV Karya Utama, Bendahara Dilapor Ke Polisi

Mediasi, CV Karya Utama Dideadline Toke Hingga Pekan Depan

Diduga Gelapkan Uang Puluhan Toke, Berikut Kata Kadis Perdagangan Tentang CV Karya Utama

CV Karya Utama, Ternyata Pernah Dilaporkan Ke Polres BU Atas Dugaan Penggelapan

Direktur dan Bendahara CV Karya Utama, Dicari PT K3 Ketahun Diduga Kabur Bawa Uang Toke Miliaran Rupiah

Reskrim Polres Bengkulu Utara Siap Tindaklanjuti Jika Ada Laporan, Toke Korban Dugaan Penggelapan CV Karya Utama

Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, imbau Para Toke Sawit Yang Dirugikan CV Karya Utama Lapor Polisi

Ternyata, Direktur CV Karya Utama Adik Kandung Petinggi PT K3 Ketahun

Miliaran Dana Toke TBS Sawit PT K3 Ketahun, Diduga Digelapkan CV Karya Utama

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment