Miris, Kepemimpinan Mi’an Belum Setahun Jalan Desa Suka Manak Sudah Rusak Berat

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Sungguh miris, pembangunan infrastruktur di kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an. Bagaimana tidak, setelah beberapa warga dari wilayah lainnya, yang mengeluhkan dan kecewa dengan kebijakan di kepemimpinan Mi’an ini, atas pembangunan yang terkesan timpang dan pilih kasih, serta belum tersentuh pembangunan. Menariknya, pembangunan yang ada pun, diketahui yang justru berada di wilayah dapil IV Ketahun Putri Hijau dan sekitarnya, terkesan dikerjakan asal jadi.

Hal ini seperti yang terlihat infrastruktur jalan, di wilayah desa Suka Manak Kecamatan Pinang Raya Bengkulu Utara. Belum genap setahun, jalan yang dibangun menggunakan dana APBN-TP Tahung Anggaran 2019 oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Utara selaku Satker ini, sudah mengalami rusak berat. Ironisnya lagi, pemeliharan jalan ini disinyalir tidak dijalankan oleh kontraktornya. Selain itu, pekerjaan pembangunan yang terkesan asal jadi ini, kuat dugaan adanya permainan layaknya proyek  Daerah Irigasi (DI) bendungan sengkuang, sehingga berdampak pada pembangunan yang dinilai tidak optimal.

Diketahui, pekerjaan yang belum setahun rusak berat ini, jika dilihat dari papan informasi. Pekerjaan ini milik Dinas Ketenagakerjaan dan Trasnmigrasi BU, selaku staker. Dimana kegiatannya, yakni pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana di kawasan transmigrasi. Dengan pekerjaan, peningkatan jalan sentra produksi di kawasan KTM Lagita, yang berlokasi di desa Air Suka Manak Kecamatan Pinang Raya Bengkulu Utara. Sementara, nilai kontrak sebesar Rp. 1.123.000.000. Dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, yang dimulai pada 24 Juni 2019 dan selesai 21 Oktober 2019. Sumber dana sendiri dari APBN-TP Kementerian desa dan Transmigrasi RI Satker Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi BU Tahun anggaran 2019, yang dikerjakan oleh CV Resi Putri Kontraktor dengan alamat Jl. Pramuka No: 215 RT.00. RW.00 Kota Arga Makmur – Bengkulu Utara  Bengkulu.

Menariknya, dipapan informasi, pihak terkait tidak menyebutkan volume kegiatan ini, begitu juga di pengumuman LPSE Bengkulu Utara. Yang sebelumnya, jika dilihat dari kegiatan yang dilaksanakan dengan tender ini, diikuti oleh 11 perusahaan yakni CV. RESI PUTRI KONTRAKTOR, CV. DUA SEKUNDANG, CV. RADJA SAKTI, CV.RANDI BADI MAKMUR, CV. ARTHA LANCAR, HPS KARYA, CV. BATARA JAYA SAKTI, CV. LINGGAU ABADI, CV. SINAR AKBAR UTAMA, CV.ELSAFIRAJAYA, SERTA CV. KARYA DEPATI SERIUH. Terlihat dalam proses lelang kegiatan ini, nyaris 10 perusahaan tidak mengajukan penawaran. Hanya CV Resi Putri Kontraktor saja yang mengajukan penawaran dari nilai pagu paket pengadaan Rp. 1.132.200.000, dengan nilai HPS Rp 1.132.196.830. CV Resi Putri Kontraktor mengajukan penawaran Rp. 1.123.440.818,33, dan terkoreksi Rp 1.123.440.819,77, yang menghasilkan dari negosiasi sejumlah Rp 1.123.000.000.

Aneh, Jalan Sentra Cepat Rusak

Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, sangat menyesalkan kondisi jalan yang belum genap setahun ini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Ia pun tidak menampik, jika jalan ini dilalui oleh kendaraan. Namun yang ia heran, bagaimana bisa, jalan lapen yang belum genap setahun dibangun ini, mengalami kerusakan layaknya pekerjaan yang asal jadi. Atau bisa dikatakan, kurangnya kandungan aspal serta material lainnya. Selain itu, kerusakan yang terlihat juga terkesan tidak dilakukannya pengerasan jalan dan langsung main siram.

“Kami sangat menyesalkan kondisi jalan kami ini, masa belum setahun sudah rusak parah kayak gini. Padahal, meskipun jalan ini dilalui kendaraan tentunya pasti sudah ada perhitungan perencanaan sejak awal, jika jalan ini merupakan sentra. Masa iya, membangun tanpa perhitungan?. Jika memang tanpa perhitungan atau terkesan dibuat asal jadi, ia begini hasilnya, belum setahun sudah rusak. Pak Bupati, coba lihat nih pekerjaan jalan ini, jangan hanya koar-koar pencitraan membangun. Mana, pembangunan yang ada, justru terkesan asal jadi. Selain itu, yang kami heran pemeliharaan jalan ini kok tidak dilaksanakan ya?,” ujarnya singkat mengomentari kondisi jalan di lingkungannya tersebut.

Kades : Akan Diperbaiki

Menanggapi hal ini, Adromi selaku Kades Sukamanak Kecamatan Pinang Raya Bengkulu Utara, tidak menampik jika kondisi jalan didesanya yang baru dibangun tahun 2019 lalu, sudah mengalami kerusakan. Hanya saja menurut kades, saat ini perbaikan akan dilakukan kemungkinan oleh kontraktornya. Karena, dirinya melihat sudah ada tumpukan material disekitar jalan yang rusak tersebut.

“Iya, tapi saat ini sepertinya akan segera diperbaiki. Saya juga tidak tahu seperti apa, apakah diperbaiki dengan dana pemeliharaannya, atau mungkin ada kontraktor lain. Yang jelas, jalan yang rusak didesanya, akan segera diperbaiki,” singkat Kades.

Baca juga :
Kecewa, Warga Kemumu Sebut Kepemimpinan Mi’an Banyak Jalan Rusak Terkesan Dibiarkan
Jalan Pusat Kota Desa Rama Agung Tak Tersentuh Pembangunan, Made Pageh : Periode Mi’an Cukup Kali Ini Saja
Dewan Angkat Bicara Kepemimpinan Mi’an, Atas Keluhan Masyarakat Banyak Jalan Rusak Di Bengkulu Utara
Kepemimpinan Mi’an Dipertanyakan?, 11 Kades Air Padang Keluhkan Infrastruktur Yang Belum Tersentuh Pembangunan

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment