Jalan Pusat Kota Desa Rama Agung Tak Tersentuh Pembangunan, Made Pageh : Periode Mi’an Cukup Kali Ini Saja

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Buruknya infrastruktur di desa Rama Agung Kecamatan Kota Arga Makmur Bengkulu Utara, yang terletak di pusat ibukota Kabupaten Bengkulu Utara ini, menjadi keluhan masyarakat. Menariknya, masyarakat pun mengecam pembangunan di zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an ini, yang terkesan timpang. Banyaknya pembangunan yang mengarah di wilayah dapil IV Ketahun Putri Hijau menjadi pertanyaan sendiri?. Lebih ironisnya lagi, masyarakat yang ditemui awak media ini menandaskan, kepemimpinan Mi’an ini jika tidak berubah, cukup satu periode ini saja. Hal ini disampaikan oleh Made Pageh selaku Ketua RT 8 desa Rama Agung, yang menyatakan tidak menginginkan lagi kepemimpinan Mi’an, karena jalan didepan rumahnya tidka pernah tersentuh pembangunan.

“Saya sudah capek mendengar pejabat di bengkulu Utara ini, terlebih di kepemimpinan Bupati Mi’an ini, yang hanya memberikan janji tanpa adanya realisasi. Saya rasa, untuk Pilkada Bupati ini, Mi’an ini cukup periode ini saja, karena kebijakan yang dikeluarkan untuk pembangunan olehnya terkesan pilih kasih,” ujar Made.

Made pun membeberkan, sebenarnya jalan didepan rumahnya serta beberapa titik di wilayah desa Rama Agung yang sudah dalam kondisi memprihatinkan ini, bukan hanya di era Mi’an ini saja. Tapi kepemimpinan sebelumnya juga, tidak jauh beda. Layaknya belum merdeka, jalan lingkungan ditempat ia tinggal ini sangat luput dari perhatian.

“Sejatinya, Mi’an ini dapat meminimalisir kepemimpinan pimpinan daerah sebelumnya, namun faktanya justru lebih parah dari kepemimpinan daerah sebelumnya. Ini sangat-sangat disayangkan, dan alangkah lebih baiknya Bengkulu Utara ini, memiliki pemimpin daerah yang baru, dengan harapan dapat lebih baik dari kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an ini,” imbuhnya

1.270 Meter Jalan Belum Tersentuh Pembangunan

Buruknya infrastruktur jalan dan fasilitas lainnya di desa Rama Agung Kecamatan Arga makmur Bengkulu Utara, tidak dibantah oleh Kepala Desa Rama Agung Putu Suryade. Ia membeberkan, pihaknya telah berulangkali mengajukan profosal ke dinas terkait, untuk dapat menanggulangi jalan rusak serta fasilitas lainnya di desa Rama Agung. Malah katanya, sejak tahun 2015 profosal ini diajukan hingga saat ini, setiap tahun belum mendapatkan respon positif. Sekedar diketahui, dari hasil survei didesa ini jalan rusak terdapat 1.270 Meter, yang terdapat di lima titik tersebar di desa ini. Dengan rincian, beberapa titik diantaranya belum sama sekali tersentuh pembangunan jalan, dan titik lainnya membutuhkan rehab berat, lantaran sudah dalam kondisi sangat parah.

“Kami tidak bisa berkata-kata, soal buruknya jalan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Karena, sejauh ini, kami sudah berjuang terus-terusan mengajukan profosal setiap tahun, untuk dapat memperbaiki infrastruktur di desa kami ini. Namun, belum mendapatkan respon. Sejauh ini, harapan kami dinas terkait dapat segera menindaklanjutinya, karena kondisi jalan didesa ini cukup parah, dan mengenai keluhan masyarakat itulah adanya. Disisi lain, mengapa kami mengatakan demikian, desa inikan merupakan desa kerukunan, yang diharapkan kedepannya semua bertanggungjawab untuk andil dalam pembangunan, agar bisa jelas mau dijadikan apa desa ini. Maka itu, harapan kami agar semua pihak dapat memberikan perhatian dari sisi fasilitas infrastrukturnya,” demikian Kades.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment