Dikonfirmasi Soal Bantuan Diduga Tidak Tepat Sasaran, Pendamping PKH Desa Marga Sakti Meradang

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Banyaknya bantuan pemerintah Program Keluarga Harapan (PKH) di desa Marga Sakti kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara, yang diduga tidak tepat sasaran, menjadi sorotan. Mirisnya, pendamping PKH dusun II desa Marga Sakti, bernama Putri ketika dikonfirmasi malah meradang. Ia justru mengemukakan kepada awak media via ponsel, mengapa hanya desa Marga Sakti.

“Mengapa hanya desa Marga Sakti pak, desa lain kan banyak,” ujarnya singkat.

Kemudian, ia pun sudah dipertanyakan terkait bantuan tidak tepat sasaran, justru malah balik bertanya bantuan apa yang dipertanyakan. Selanjutnya, ia sempat mengajak awak media untuk ngobrol dulu di kediamannya. Namun, ketika disinggung seperti apa pendataan yang dilakukannya, terkait bantuan di dusun II desa tersebut, dimana Kepala Dusun hingga banyaknya orang mampu yang mendapatkan bantuan PKH?. Ia, justru melemparkan jawaban itu agar dikonfirmasi ke Koordinator Kabupaten. Dimana, ia berdalih dirinya memiliki atasan yang berwenang memberikan jawaban.

” Sebelumnyo aku nak nanyo dulu pak, ini bantuan yang mano?. Ok, di telpon tadi aku tidak ngasih klarifikasi apa-apa tentang PKH, untuk info lebih lanjut silahkan datangi korkab, karna kami punya atasan. Mereka yang berhak menjawab,” tandasnya.

Sekedar diketahui, disinyalir pendamping desa tidak bekerja dan ada main mata terhadap penerima bantuan PKH, yang diduga tidak tepat sasaran. Pasalnya, hal ini terungkap ketika ditanya soal bantuan tidak tepat sasaran, pendamping desa bernama Putri ini, justru menjawab mengapa hanya desa Marga Sakti saja. Selain itu, adanya indikasi penyimpangan kewenangan dalam pendataan penerima PKH, juga terindikasi muncul dalam kasus ini. Dimana, pendataan penerima PKH, sejatinya dilakukan pemutakhiran data setiap tahun.

Dalam pemutakhiran data ini, guna menyikapi bantuan yang belum tersalurkan atau bantuan yang sudah tidak selayaknya diterima oleh masyarakat, yang sudah dinilai tergolong mampu. Namun faktanya, di dusun II desa Marga Sakti ini, kinerja pendamping PKH dipertanyakan?. Seperti apa pemutakhiran data setiap tahun yang dilakukannya, sementara masyarakat di dusun ini penerima PKH masih dari keluarga yang tergolong sudah mampu. Ironisnya, keluarga yang benar-benar tidak mampu justru tidak mendapatkan bantuan PKH.

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara Suwanto, ketika dikonfirmasi terkait hal ini belum bisa berkomentar banyak. Ia pun mengakui, ada beberapa tugas dan tupoksi yang harus dijalankan pendamping PKH dalam pendataan tahunan untuk penerima PKH. Terkait kasus ini, ia menegaskan akan melakukan evaluasi dan pengecekan kebenarannya.

“Belum tau seperti apa kronologisnya, kita akan cek kebenarannya dulu. Jika memang nanti didapati temuan, akan kita tindaklanjuti dan dilakukan evaluasi,” singkat Wanto.

Berikut tugas Pendamping PKH di desa.

1. Menyusun rencana kerja PKH di wilayah dampingannya.
2. Melakukan sosialisasi PKH kepada aparat pemerintah tingkat kecamatan, desa atau kelurahan, calon KPM PKH dan masyarakat umum.
3. Melakukan pemetaan dan organisasi kelompok KPM PKH berdasarkan kedekatan geografis.
4. Melaksanakan proses bisnis PKH yang meliputi validasi, penyaluran bantuan, verifikasi, pemutakhiran data, pertemuan bulanan P2K2 dan KPM mandiri.
5. Memastikan KPM memperoleh bantuan program komplementer seperti BPNT, KIS, KIP, bantuan sosial atau subsidi lainya.
6. Melakukan pendampingan PKH melalui mediasi, fasilitasi dan advokasi guna perubahan perilaku KPM PKH.
7. Menyusun laporan pelaksanaan P2K2 kepada koordinator kabupaten atau kota dan dinas sosial kabupaten atau kota secara berkala.
8 Menyusun laporan pelaksanaan PKH kepada koordinator kabupaten atau kota secara berkala.

Baca juga :

Miris Bantuan Pemerintah Di Desa Marga Sakti, Diduga Banyak Yang Tidak Tepat Sasaran

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment