Sikapi Wabah Covid 19, Senator Bengkulu Usul Pilkada Serentak Ditunda

RubriKNews.com, BENGKULU – Menyikapi besarnya dampak dari wabah yang saat ini mendunia, yakni wabah virus Corona Covid 19, direspon oleh senator asal Bengkulu agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 20 September 2020 mendatang, untuk di tunda. Hal ini disampaikan, oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ahmad Kanedi, yang melayangkan surat resmi atas nama DPD RI ditujukan ke Presiden RI, Menteri Dalam Negeri, Ketua DPD RI, Ketua KPU RI dan Ketua Bawaslu RI di Jakarta.

Dalam surat resmi yang dikeluarkan Tanggal 20 Maret 2020 tersebut, menjelaskan dimana menyikapi kondisi saat ini baik kota maupun Kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu atas wabah Covid 19, yang mana sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Maka pihak, DPD RI daerah pemilihan Provinsi Bengkulu mengusulkan kepada pihak terkait untuk menunda pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Yang mana, dasar usulan ini disebutkan oleh Ahmad Kanedi, ada 6 poin. Diantaranya, bahaya virus Covid 19 sudah meluas, sehingga perlunya penanganan yang lebih serius dan terkonsentrasi. Kemudian, bahwa ekonomi dolar yang sudah mencapai angka 16 ribu rupiah. Selanjutnya, Agar lebih mengutamakan penyelesaian dampak virus Covid 19, untuk ekonomi segera pulih, sedangkan Pilkada yang nantinya tidak strategis, dapat berdampak menambah kesulitan masyarakat yang dalam kesulitan akibat dampak Covid 19. Yang keempat, pendapatan daerah yang anjlok untuk membiayai Pilkada. Kelima, tidak efektifnya sosialisasi pada saat kampanye. Terakhir, dengan sosial Distancing dikhawatirkan tidak bisa terbangunnya sosial politik yang baik.

Demikian isi surat Anggota DPD RI B26, menyikapi wabah virus Covid 19 terhadap pelaksanaan Pilkada 2020, surat ini sendiri, ditembuskan ke Wakil Presiden RI, Ketua dan pimpinan MPR RI, ketua dan pimpinan DPR RI, Menteri Pertahanan dan Keamanan RI, Ketua KPU Provinsi se Indonesia dan Ketua Bawaslu Provinsi se Indonesia.

Kanedi : Kita Fokus Dulu Hadapi Covid 19

Sementara itu, Ahmad Kanedi yang dikonfirmasi awak media ini, membenarkan surat tersebut dilayangkannya. Mengingat, pentingnya menyikapi wabah virus Covid 19 saat ini, yang diharapkan dapat segera terselesaikan. Karena menurutnya, jika Pilkada serentak ini tetap dipaksakan untuk dilaksanakan, dikhawatirkan akan berdampak tidak baik, mengingat saat ini merupakan Pilkada menentukan siapa pemimpin daerah, yang akan berdampak pada sosial ekonomi masyarakat.

“Ini usulan kita, karena wabah Covid 19 ini harus diseriusi tanpa terganggu dengan agenda negara lain yang sudah terjadwalkan. Mengingat, ini adalah bencana dunia, yang sejatinya harus difikirkan bersama. Jika Pilkada ini tetap dilaksanakan, dikhawatirkan berjalan tidak baik, dan masyarakat sendiri tidak fokus akan pelaksanaan Pilkada lantaran ketakutan atas wabah ini yang belum terselesaikan hingga saat ini,” singkat Kanedi.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment