Kemendes PDTT Gelar Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara

RubriKNews.com, JakartaDirektorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT), Tahun 2019 ini menggelar lomba “Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara”. Hal ini, guna memotivasi desa se Indonesia, agar membangun desa ke arah pariwisata.

Diketahui, sesuai dengan Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, menyatakan bahwa tujuan pembangunan desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, membangun potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan”.

Maka dari itu, pihak Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Tahun 2019, sudah melakukan pembangunan di 116 desa wisata dengan jumlah total bantuan sebesar Rp.52.500.000.000,- dan diharapkan desa wisata tersebut, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat desa, dan melakukan percepatan pengentasan kemisikan di desa.

Sebagai penghargaan, bagi desa yang telah sukses membangun desa wisatanya, Pemerintah menginisiasi “Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara” tahun 2019.

Melalui “Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara”ini, seluruh pemangku kepentingan dan elemen pelaku industri pariwisata dapat melihat dari sisi yang berbeda tentang Desa. Yaitu, perubahan paradigma “Membangun Desa” menjadi “Desa Membangun”, akan membuat masyarakat desa memiliki peluang besar, untuk Membangun Desanya sesuai keunggulan desanya.

Salah satunya dari bidang Pariwisata, pembangunan dan pengembangan desa wisata merupakan salah satu solusi penting, dalam menekan laju Urbanisasi Pengelolaan destinasi wisata secara professional oleh BUMDesa yang akan mendorong industri pariwisata di desa, sebagai daya tarik investasi yang kompetitif.

Untuk informasi, kriteria lomba disebutkan. Desa wisata yang dapat menjadi peserta lomba adalah, Desa Wisata dengan kategori Berkembang. Dimana, desa yang dapat mengikuti lomba adalah Desa Wisata yang mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten. Peserta lomba, wajib melampirkan Peraturan Desa tentang Pembentukan BUMDesa.

Peserta, adalah Desa yang destinasi wisatanya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Peserta, belum pernah dan tidak sedang mengikuti lomba desa wisata tingkat nasional yang lain. Peserta, wajib menuliskan cerita/story telling tentang aktivitas dan potensi Desa Wisata antara 600-1000 kata.

Peserta, wajib melampirkan link Instagram resmi Desa Wisata dan mengunggah video profil Desa Wisata, dari akun youtube resmi milik Desa (durasi maksimum 3 menit). Semua cerita/foto/video, merupakan hasil karya desa sendiri dan tidak melanggar HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Untuk pendaftaran sendiri, pihak Kemendes PDTT menjelaskan. Peserta yang dapat mengikuti lomba, adalah 2 (dua) desa terbaik dengan melampirkan surat rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten. Peserta lomba, wajib mengisi dan melengkapi e-form di link Https://Bit.ly/lombadesawisatanusantara. Pendaftaran Peserta, dimulai pada tanggal 13 Agustus s/d 30 Agustus 2019. Dalam hal ini, Dewan Juri (Profesional dan Independen) akan menganalisa, memilih, dan mengumumkan Pemenang pada tanggal 10 Oktober 2019.

Informasi resmi dapat dilihat di situs Kementerian Desa

Contact person :

Sholihah : 0813-8160-0975

Fiska : 0822-1309-2849

Furqon : 0821-1014-0430

Erlangga : 0821-1014-0430

Desa Bengkulu Utara Ditekankan Ikut

Sementara itu, untuk hadiahnya. 10 Desa Wisata yang berprestasi, akan mendapatkan bantuan pendirian “Sarana Akomodasi” (Homestay/Hostel) sebesar Rp 400,000,000, untuk tahun anggaran 2020, dengan persyaratan penyediaan tanah oleh Pemerintah Desa atau Pemerintah Kabupaten/Kota. Selanjutnya, Juara 1, 2, 3, akan memperoleh hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 20 Juta, Rp 15 Juta, Rp 10 Juta, dan Juara Harapan 1, 2, 3, masing-masing akan memperoleh uang tunai sebesar Rp 5 Juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Utara Ir. Budi Sampurno, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, kendati pihaknya belum menerima surat resmi dari pihak kemendes PDTT. Meski demikian, pihaknya tetap menekankan agar desa di bengkulu Utara mengikuti perlombaan itu. Mengingat, selain dapat memperkenalkan destinasi wisata desa Bengkulu utara, juga untuk mendapatkan pengalaman yang berharga.

“Sejauh ini, desa yang sudah menghubungi kami untuk ikut berpartisipasi, desa Bukit Makmur. Untuk desa lain, akan kami tekankan agar dapat mengikutinya. Karena dinilai sangat bermanfaat,” singkat Budi

Laporan : Redaksi
Informasi ini dikutip dari Situs Kemendes PDTT RI

Related posts

Leave a Comment