Eks Ketua Bumdes Merasa Ditipu Kades Tanjung Raman Arga Makmur

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait indikasi korupsi dan fiktif kegiatan Bumdes di desa Tanjung Raman Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara, menarik dari pengakuan eks Ketua Bumdes desa Tanjung Raman Agus Alkadri mengaku telah ditipu oleh Kades Tanjung Raman, perihan dana penyertaan modal untuk Bumdes. Hal ini disampaikan langsung, oleh Agus Alkadri ketika ditemui awak media di kediamannya.

“Silahkan pak di beritakan, saya sudah sangat kesal sekali dengan ulah Kades ini, yang telah merugikan saya. Alias saya terkesan dikambinghitamkan atas ulahnya terhadap pengelolaan dana Bumdes sejak tahun 2017 hingga 2018 kemarin pak,” ujar Agus.

Agus pun menjelaskan, kekesalannya yang merasa telah ditipu oleh Kades, mulai dari pihaknya menerima penyertaan modal dari Dana Desa untuk Bumdes tahun 2017. Dimana, dana tersebut diperuntukkan untuk pembelian tanah senilai Rp. 35 Juta, namun pembelian itu tidak melibatkan pihak Bumdes, melainkan justru langsung ditangani oleh Kades dengan penjual tanah.

Selanjutnya, pengambilan uang Bumdes oleh Kades, dengan dalih untuk pengembangbiakan sapi sejumlah Rp. 40 Juta, yang hingga saat ini sapi yang dikembangbiakan tidak tahu dimana, dan hasilnya pun tidak ada. Menariknya lagi, uang Rp. 40 Juta untuk pembelian sapi hingga saat ini tidak kembali ke rekening Bumdes.

Kemudian, program Bumdes simpan pinjam, disini juga Bumdes dirugikan kades karena kades meminjam uang sejumlah Rp. 9,5 Juta yang tidak kunjung kembali hingga saat ini. Yang lebih menyakitkan lagi, dana penyertaan modal tahun 2018 sejumlah Rp. 55 Juta tidak pernah disetorkan oleh Kades ke rekening Bumdes.

“Saya ditipunya pak, terlebih waktu akan menyetorkan dana desa untuk penyertaan modal Bumdes tahun 2018. Saya dibuat menunggu di kantor Bank Bengkulu, namun hingga masa jabatan saya sebagai pengurus Bumdes yang berakhir bulan September 2019 lalu, tidak pernah ada penyetoran dana penyertaan modal tersebut oleh kades,” bebernya.

Agus : Saya dan Pengurus Lainnya Siap Bersaksi

Harapannya, kasus Bumdes ini diusut tuntas. Dirinya siap bersaksi jika dibutuhkan, mengingat bukan hanya dirinya dan pengurus Bumdes lainnya yang telah dirugikan, melainkan masyarakat pada umumnya. Karena, dana Bumdes ini tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh kades ini, dan ketika ditanya selalu mengelak dan mengajak ribut.

“Kami sudah malas pak ngurusnya, dan kami siap bersaksi jika dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan kasus Bumdes ini. Semoga saja, kasus ini cepat selesai,” demikian Agus.

Baca juga :

Terindikasi Fiktif, Bumdes Desa Tanjung Raman Infonya Diusut Penegak Hukum
Menarik, Terungkap Dana Bumdes Desa Tanjung Raman Dibelikan Lahan Oleh Kades

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment