Dugaan Penipuan Berakhir Damai, Oknum ASN Bengkulu Utara Kembalikan Uang Korban

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum ASN di lingkungan Kecamatan Hulu Palik Bengkulu Utara, berinisial Az berakhir dengan damai. Pasalnya, oknum ASN tersebut akui kesalahan dan mendatangi kediaman korban Di di Kelurahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya Bengkulu Utara, pada Senin sore (16/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dihadapan korban dan awak media, oknum ASN ini meminta maaf atas permasalahan yang dinilai berlarut-larut ini, yang berujung menjadi permasalahan dugaan penipuan hingga nyaris ke penegak hukum. Ia pun menegaskan, dalam hal ini dirinya juga menjadi korban, mengingat uang yang dititipkan korban kepadanya untuk keperluan akomodasi serta pembelian seragam satpam, sebelum bekerja di PT Pharos Jakarta, itu langsung dikirimkannya pada relasinya di Jakarta.

“Saya sama sekali tidka emnikmati uang korban (Di, red), melainkan uang itu langsung saya kirimkan ke Fe, yang merupakan relasi saya di Jakarta,” ujarnya.

Lebih jauh Az menjelaskan, sejauh ini ia akui korban sudah kerap kali mendatanginya untuk menagih uang yang dititipkan itu, lantaran putra korban tidak mendapatkan pekerjaan yang dimaksud. Namun ia berdalih, apa daya dirinya karena uang itu sendiri masih ditangan Fe, dan hingga saat ini setiap ia meminta kepada Fe agar mengembalikan uang itu kepada korban tidak mendapatkan respon apa-apa. Namun demikian, ia menyadari jika ini merupakan sebuah kesalahan karena korban berurusan dengan dirinya, sehingga agar masalah ini tidak berlarut-larut, ia pun bersedia mengembalikan uang korban ini menggunakan uang pribadinya.

“Saya tidak mau masalah ini berlarut-larut, apalagi sudah masuk berita yang dapat mengancam nama baik saya dan institusi saya rusak. Sehingga, saya pun dengan sangat terpaksa, bertanggungjawab atas apa yang dirasakan oleh korban. Untuk itu, niat baik saya ini, kendati tidak ada pengembalian uang dari relasi saya, saya ikhlas mengembalikan uang ini kepada korban menggunakan dana pribadi saya. Karena, saya sadar ini kesalahan saya,” bebernya.

Ia pun berharap, dengan selesainya permasalahan antara dirinya dengan korban, tidak ada lagi masalah dikemudian hari. Terlebih, tudingan yang ditujukan kepadanya telah melakukan dugaan penipuan iming-iming pekerjaan yang memungut uang.

“Saya harap masalah ini selesai sampai disini, saya sudah mempertanggungjawabkan apa yang sudah saya lakukan. Ini akan saya jadikan pengalaman, agar kedepan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama,” harapnya.

Korban Terima Permintaan Maaf

Sementara itu, korban Di ketika dikonfirmasi awak media pun menerima permintaan maaf oknum ASN ini, dan menerima pengembalian uang yang telah membuatnya gusar. Lantaran, uang tersebut didapatkannya dari hasil pinjaman. Ia pun kedepan, memastikan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, percaya akan iming-iming pekerjaan sementara tidak ada kepastian.

“Sebenarnya sangat saya sesalkan apa yang sudah terjadi, oknum ASN ini yang paling saya sesalkan mengapa harus masalah ini diketahui orang banyak, baru mau beri’tikad baik mengembalikan uang. Namun ya sudahlah, karena dia (Az,red) sudah ada niat baik, kami pun akan menerimanya dan akan mengurungkan niat kami yang dari awal akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Ia pun berpesan kepada Az, agar kesalah yang sama mengiming-imingi pekerjaan kepada orang lain itu untuk tidak diulangi lagi, karena dampaknya sangat buruk terlebih lagi bagi dia yang merupakan seorang ASN,” tutup Di.

Kasat : Penyelesaian Kekeluargaan Yang Terbaik

Disisi lain, Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, S.Ik ketika dikonfirmasi bahwa permasalahan yang menimpa masyarakat yang sempat mendatanginya untuk melaporkan adanya oknum ASN yang diduga telah melakukan penipuan, telah selesai dengan jalan damai secara kekeluargaan. Ia mengatakan syukur, dan itu merupakan jalan yang terbaik. Ini dikatakannya, jika ada masalah dapat diselesaikan dengan jalan kekeluargaan, mengapa harus melibatkan hukum.

“Semoga saja kejadian seurpa tidak terulang kembali, terutama bagi masyarakat Bengkulu Utara agar tidak serta merta percaya akan iming-iming pekerjaan dan menyetorkan uang, sementara pekerjaan itu sendiri belum jelas. Dan bagi masyarakat lainnya, dihimbau untuk tidak berlaku layaknya oknum ASN ini, yang mengiming-imingkan pekerjaan dan memungut uang, karena jika ini terbuktu sanksinya sangat berat. Ancamannya pun penjara puluhan tahun,” demikian Kasat.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment