Penuhi Panggilan Bawaslu, Pihak KPUD Bengkulu Utara Disinyalir Lindungi Putra Bupati

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Tim Sentra Gakkumdu Bengkulu Utara, hari ini Rabu (20/2) meminta keterangan saksi ahli dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) BU terkait kasus APK caleg DPRD Provinsi Bengkulu, Andaru Pranata di rumah dinas bupati. Alhasil, saksi ahli hadir dari Divisi Hukum, Suwarto, mengemukakan membuat lega kubu Andaru Pranata. Disinyalir, keterangan saksi ahli terkesan melindung.

Baca : Terkait APK Andaru Pranata, Bawaslu Bengkulu Utara Panggil Pihak KPUD Sebagai Saksi Ahli

Pasalnya, keterangannya melenceng dari apa yang menjadi pokok permasalahan. Dimana, pokok permasalahan terkait APK yang berada di rumah dinas, dimana adanya dugaan penggunaan fasilitas negara. Pihak KPUD BU justru memaparkan, bahwa hal tersebut tidak ada unsur kampanye.

Hal ini, seperti yang diakui oleh Suwarto sendiri kepada awak media, dilansir media online Ini Bengkulu.com. Dimana, dalam keterangannya ia memaparkan. Bahwa, pihak KPU menilai belum ada unsur kampanye dalam perkara dugaan penggunaan fasilitas negara di rumah dinas Bupati BU.

“Merujuk pasal 280 poin H UU no 7 tahun 2017, perlu dipertegas makna menggunakan fasilitas negara, tempat ibadah dan pendidikan. Yakni, didahului adanya niat, kemudian berproses yang lama sehingga ada nilai lebih,” ujarnya.

Diperjelas Suwarto, proses itu, niat kampanye belum ada. Sebab prosesnya singkat. APK belum terpasang, jadi tidak ada nilai lebih. Makanya, kami menilai belum masuk unsur kampanye, karena informasi yang kami dapat APK cuma numpang lewat.

“Lain halnya, jika ada unsur kesengajaan yang didahului dengan niat, kemudian berproses yang lama, baru itu sebuah pelanggaran,” paparnya.

Bakal Datangkan Saksi Ahli Lain

Sementara itu, Komisioner Bawaslu BU, Tugiran, M.Pd ketika di konfirmasi terkait hal ini, menyampaikan. Bahwa, pemeriksaan ini dilakukan untuk mendengarkan tela’ah hukum dari pihak KPUD, apakah keberadaan APK di rumah dinas bupati, memenuhi unsur kampanye atau tidak. Jika hasil pemeriksaan dianggap cukup, maka kemungkinan tidak akan dilakukan penambahan saksi ahli pihak lain.

“Namun, jika belum. Maka, bisa jadi akan dilakukan penambahan saksi ahli yang lain,” tutupnya singkat.

Untuk diketahui, pemeriksaan berlangsung pada pukul 10.15 WIB. Dalam pemeriksaan ini, saksi disumpah di bawah kitab suci, untuk memberikan keterangan sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment