Aksi Percobaan Penculikan Anak Mulai Merambah Bengkulu Utara, Kapolres Himbau Waspada

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Bengkulu Utara panas akan penculikan anak, Kapolres Bengkulu Utara masyarakat himbau agar waspada atas aksi tersebut. Pasalnya, kejadian baru terjadi terhadap warga di lokasi desa Sido Dadi Kecamatan Arma Jaya Bengkulu Utara, Kamis (23/1). Dimana, siswi yang diketahui bernama Lutfanisa Rahma Aryani (9), siswi SD 147 Bengkulu Utara, mengaku berhasil lolos dari percobaan aksi penculikan, yang dilakukan oleh tiga orang tidak dikenal, yang menggunakan kendaraan roda empat berwarna hitam, dengan bertuliskan Jeep.

Kejadian ini sendiri, terjadi pada pukul 12.00 WIB, dimana kronologisnya berawal ketika siswi ini pulang sekolah dengan berjalan kaki sendiri. Tiba-tiba ada mobil jenis Jeep warna hitam, yang berisi tiga pria menawarkan permen kepadanya. Beruntung, korban sempat menolaknya. Namun, aksi penolakan siswi ini direspon oleh para terduga pelaku, dengan melakukan aksi pemaksaan yang mencoba membekap mulut siswi tersebut, menggunakan tangan. Lagi-lagi beruntung siswi ini dapat melepaskan aksi pembekapan dengan menggigit tangan pelaku, hingga dilepaskan. Kemudian, siswi ini berlari dan berteriak meminta tolong, kepada salah satu rumah disekitar lokasi kejadian, yang disambut dengan ibu dari temannya bernama Sherly, yang langsung membuat ketiga pelaku melarikan diri.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik, MH membenarkan informasi tersebut, dimana pihaknya sudah menerjunkan personil, untuk melakukan pengejaran dan penyelidikan atas informasi ini. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan pendalaman, dan untuk perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan.

“Kami berharap, agar para orang tua/wali murid, dapat mengantar dan menjemput langsung anak-anaknya, baik berangkat maupun pulang sekolah. Hal ini juga kami sampaikan dan himbau, bagi pihak sekolah agar lebih lebih atensi terhadap tindakan pencegahan dan pengamanan, dengan menugaskan pihak sekolah, untuk mengontrol anak-anak, ketika jam pulang sekolah, serta tidak membiarkan anak didik pulang sendiri, sebelum dijemput oleh orang tua masing-masing,” singkat Kapolres.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment