Terima Laporan Oknum Dokter, Polres Tindaklanjuti Aksi Penganiayaan Dua Oknum Karyawan BUMD

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait ulah dua orang oknum karyawan BUMD Bengkulu Utara berinisial Si dan An, yang membuat onar dan penganiayaan di RSUD Arga Makmur, dengan korbannya oknum dokter berinisial Ab. Sat Reskrim Mapolres BU, menyebut telah menerima laporan resmi dan telah ditindaklanjuti. Hal ini dibenarkan, oleh Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolah, S.Ik.

“Iya, kami telah menindaklanjuti kejadian ini, berdasarkan laporan korban. Laporan sendiri dibuat pada hari Selasa (6/4) pasca kejadian,” ujar Kasat.

Kasat pun menjelaskan, berdasarkan laporan pria kelahiran Lampung tersebut, yang saat ini berdomisili di Kelurahan Sido Mulyo Kecamatan Gading Cempaka Bengkulu, ia mengaku telah menjadi korban tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan. Dimana, Tempat Kejadian Perkara (TKP), di ruang jaga perawat dan dokter UGD RSUD Arga Makmur.

Kepada penyidik, korban menjelaskan kronologi kejadian, yang mana kejadian terjadi ketika korban tengah duduk di ruang jaga dokter dan perawat, tiba-tiba datang dua orang pelaku (karyawan BUMD,red) yang menanyakan namanya. Mendapatkan pertanyaan tersebut, korban pun langsung menjawab “Iya”.

Mendapatkan jawaban tersebut, pelaku An langsung mencengkeram leher menggunakan tangan kiri, kemudian Si langsung memukul korban menggunakan tangan berkali-kali ke arah bagian muka dan bagian kepada. Akibatnya, korban mengalami luka memar dan lebam di bagian wajah dan hidung yang sempat mengeluarkan darah, serta bengkak di bagian kepala.

“Sejauh ini, kami sudah meneirma laporan korban, dan telah mengantar korban ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan VER. Korban sendiri, telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Kami akan tetap memproses kasus ini, untuk lebih jauh lagi,” jelas Kasat.

Disinggung motif aksi penganiayaan, Kasat pun langsung menepis, bahwa motif atau sebab dan akibat lantaran dugaan perselingkuhan, itu tidak masuk ranahnya. Dimana, menurutnya aksi dugaan perselingkuhan korban dengan keluarga pelaku, belum bisa dibuktikan. Sehingga, pihaknya hanya akan menindaklanjuti kasus penganiayaan ini, karena baik bukti serta saksi, juga sudah memenuhi unsur.

“Kami tidak melirik ke dugaan perselingkuhannya, karena itu belum bisa dibuktikan. Saat ini kami fokus dengan aksi penganiayaan dan aksi pembuat onar serta mengganggu kamtibmas yang dilakukan oleh kedua orang pelaku, yang katanya karyawan BUMD tersebut,” tandasnya.

Kasat pun menegaskan, kendati pun kasus ini akan dilangsungkan perdamaian oleh kedua belah pihak, pihaknya akan tetap memproses kasus ini, terlebih kedua pelaku juga sudah mengganggu kamtibmas.

“Mau damai ya silahkan, tapi proses tetap lanjut,” demikian Kasat.

Baca juga :
IDI Kecam dan Desak RSUD Arga Makmur Untuk Melaporkan Tindakan Kekerasan Oknum Karyawan BUMD

Inspektorat Tindaklanjuti Aksi Penganiayaan dan Dugaan Perselingkuhan Di RSUD Arga Makmur

Kejadian Heboh Dipicu Dugaan Selingkuh, Libatkan Oknum Dokter RSUD Arga Makmur, Belum Disikapi IDI

Diduga Disebabkan Kasus Hubungan Asmara, Dokter RSUD Arga Makmur Dibogem Dua Pemuda Berseragam BUMD

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment