Peringati HPSN 2019, DLH Bengkulu Utara Kenalkan Peduli Sampah Pada Generasi Muda

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kendati rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sampah tidak di sahkan oleh pihak legislatif Bengkulu Utara, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkulu Utara, tidak patah arang dalam mensosialisasikan kepada amsyarakat Bengkulu utara untuk menjaga kebersihan dari sampah. Hal ini terlihat, pada Senin (25/3) bertempat di Tugu Amanah Arga Makmur, yang mendatangkan para generasi muda untuk memperkenalkan kepedulian akan sampah.

Peringatan HPSN 2019 Bengkulu Utara
Kru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkulu Utara

Diketahui, dalam kegiatan ini pihak DLH BU menggelar lomba mewarnai dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah nasional (HPSN) tahun 2019.

“Melalui kegiatan ini harapan kami, anak-anak usia dini dapat tumbuh dengan karakter peduli sampah. Seperti, membuang sampah pada tempatnya,” ujar Kepala DLH Bengkulu Utara, Alfian, Senin (25/3).

Selain itu, diharapkan pula para orang tua dapat memberi contoh kepada si buah hati untuk peduli sampah, seperti dalam beraktivitas di lingkungan keluarga selain memberikan keindahan juga bermanfaat untuk kesehatan.

“Kepada orang tua ajarkan anak-anaknya, sampaikan betapa pentingnya menempatkan sampah pada tempatnya,” ajaknya.

Ia pun membeberkan, masyarakat Bengkulu Utara agar membangun kesadaran bersama mengenai bahaya sampah. Salah satunya dengan membahas polemik pengelolaan sampah, yang masih terjadi di beberapa daerah, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan yang cukup mendasar. Harapannya, kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah bisa mendorong budaya bersih produktif di tengah masyarakat, dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial.

“Kesadaran bersama ini, diharapkan dapat meningkatkan peran aktif semua pihak untuk membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah,” bebernya.

Ia pun juga menghimbau, agar penggunaan plastik di lingkup pemerintah dan tempat wisata bisa dikurangi. Hal ini dikatakannya, bisa menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan menghindari permasalahan sampah.

“Salah satu cara mengelola sampah dari sumber sampah, misalnya dari rumah, sekolah, dan instansi lainnya. Membiasakan diri mengelola sampah dari rumah tangga akan memberikan manfaat, oleh karena memilah sampah seperti sampah plastik bisa dimasukkan dalam bank sampah. Bangunlah, budaya kelola sampah sejak dari rumah tangga dan senantiasa mengingatkan dan mengajak semua pihak, untuk peduli dengan sampah di sekitar kita,”imbuhnya.

Untuk diketahui, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Kementerian LHK telah merumuskan strategi dan kebijakan dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, terutama pelibatan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Keterlibatan Pemerintah Pusat dan Daerah ini tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah (Jakstranas) dan Peraturan Presiden nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

Laporan : Media Center Kominfo Bengkulu Utara
Editor : Redaksi

Related posts

Leave a Comment