RubriKNews.com, KOTA BENGKULU – Pembatas jalan di Jalan Mahakam Raya Kelurahan Lingkar Barat, tak jauh dari SPBU Simpang Km 8, keberadaanya dikeluhkan warga sekitar. Pembatas jalan yang memiliki panjang sekitar 50 meter itu, terkesan tidak selesai pengerjaannya. Selain tidak dilengkapi rambu-rambu tambahan serta tidak ada penerangan lampu.
Misran Syarfan (50) warga RT 9 Kelurahan Jalan Gedang menilai pembatas itu keberadaanya belum perlu. “Alasannya jalan Mahakam ini masih sempit dan mobil yang lalu lalang sangat padat,” jelasnya kepada kemarin (24/8). Pembatas jalan yang baru dibuat sekitar 2 bulan lalu itu, fungsinya semakin tidak menentu. Tidak adanya rambu-rambu, membuat kendaraan banyak yang memutar hingga menimbulkan kemacetan.
“Akibatnya karena gelap dan tidak terlihat, ada mobil yang sudah menabrak ujung pembatas ini, saat mereka berkendara dari arah sebaliknya,” tukasnya. Kondisi ini bisa berbahaya bagi keselamatan pengendara mobil dan motor. “Kasihan kalau ada orang yang baru melewati jalan ini mereka bisa kecelakaan karena ujungnya tidak terlihat,” urainya
Ditambahkannya, kendaraan dari SPBU atau yang mau ke SPBU di simpang KM 8, seringkali memutar pembatas jalan tersebut karena lebih cepat. Hal itu cukup membahayakan bagi pengendara lainnya. “Sering membuat sesama pengemudi bertengkar, hingga cekcok mulut,” imbuh warga lainnya, Syarif (31) yang kesehariannya berdagang pakan burung persis di depan ujung pembatas itu.

