KPUD Bengkulu Utara Adakan Debat Publik Pemilihan Cabup dan Cawabup Pertama

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Debat Publik Pmeilihan Bupati dan Wakil Bupati BU, yang difasilitasi oleh KPUD Bengkulu Utara yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu malam (21.00 WIB, berlangsung sukses.

Ketua KPUD BU Suwarto menyampaikan dalam sambutan singkatnya. Penyampaian visi misi atau debat kandidat yang pertama ini, merupakan bagian yang dinilai penting bagi pilkada BU. Debat publik tahun ini dilaksanakan berbeda dengan kabupaten lain, karena BU hanya memiliki 1 paslon, yang akan mengikuti kancah Pilkada BU. Dalam hal ini, KPUD BU menghadirkan tim Panelis yang berkompeten untuk memastikan visi dan misi paslon.

“Tema debat publik kali ini, “Peningkatan Layanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat”. Tema ini diangkat, karena dinilai perlu mendapat peningkatan yang signifikan. Kemudian, tujuan debat publik ini tentunya, paslon akan menyebarluaskan profil dan visi dan misi serta program yang akan menentukan arah pemilih. Sementara, panelis yang akan mempertajam. Saya berharap, pelaksanaan debat publik pertama ini tetap memenuhi protokol kesehatan dan permohonan maaf dari KPU, karena tidak bisa menghadirkan seluruh masyarakat dan tim kampanye, serta parpol pendukung untuk hadir dalam momen ini, karena keterbatasan yang diatur oleh aturan,” tegas Suwarto.

Pantauan pada debat publik, moderator di percayakan kepada Susanto, yang merupakan General Manager (GM) salah satu media televisi di Bengkulu. Kemudian, Susanto menjadi moderator atas 4 orang Panelis, yakni Dr. Khairil, M.Pd Rektor UMB, Ovita Charonina, SE.M.Ak, Dr. H Khairuddin Wahid, M.Pd dan terakhir Dr. Ir. Satria Putra Utama, M.Sc.

Dalam debat ini, Pasangan Calon BUpati dna Wakil BUpati BU Ir. Mi’an dan Arie Septia Adinata, diberikan pertanyaan dan harus dijawab dalam tempo 4 menit. Dimana, setiap pertanyaan dari beberapa sudat pandang dalam visi dan misi paslon. Adapun beberapa pertanyaan panelis, diantaranya. Dr. Khairil, M.Pd Rektor UMB memberikan pertanyaan, menurut informasi masyarakat dan hasil pengamatan paslon dilapangan, bagaimana kondisi sesungguhnya kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat BU. Kemudian, faktor apa saja kondisi tersebut, bentuk, jenis, atau bidang pelayanan apa, yang akan diprioritaskan serta bagaimana strategi dalam meningkatkannya.

Selanjutnya, pertanyaan Ovita Charonina, SE.M.Ak menyebutkan apa yang akan dilakukan untuk meyakinkan masyarakat, bahwa saudara paslon, akan mampu mengatasi permasalahan. Kemudian, langkah strategis apa yang akan saudara paslon lakukan, untuk membangkitkan dan meningkatkan UMKM pada saat pandemi covid 19, yang terjadi saat ini maupun era normal nanti?.

Lebih lanjut, pertanyaan panelis ketiga Dr. H Khairuddin Wahid, M.Pd, bagaimana penjelasan atau strategi-strategi yang langkah-langkah strategis, yang paslon akan lakukan untuk menanamkan akhlakul karimah di dalam sumber daya manusia. Terkahir, pertanyaan diajukan oleh Panelis Dr. Ir. Satria Putra Utama, M.Sc, dimana pertanyaannya yakni upaya apa strategi dan program konkrit dari pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan dilakukan dilakukan untuk mengatasi masalah alih fungsi lahan, dimana petani yang menjadi korban.

Dari semua pertanyaan itu, dijawab oleh paslon ini secara gamblang dan luwes, mengingat paslon sudah menjalaninya selama 5 tahun.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment