Korban Kasus Tuduhan Pemerasan Oleh Oknum Ustad Cabul, Dinyatakan Tidak Bersalah Oleh PN Arga Makmur

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Setelah sekian lama, menjalani dugaan ketidakadilan penahanan atas tuduhan pemerasan oleh oknum Ustad Cabul berinisial AK. Akhirnya, Uj dan putrinya CDK yang menjadi korban ketidakadilan, dinyatakan tidak bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu Utara. Hal ini terungkap, setelah putusan PN yang membebaskan keduanya dari hukuman penjara, lantaran apa yang dituduhkan dinyatakan pihak PN tidak terbukti.

Dalam Petikan Putusan Nomor 111/Pid.B/2021/PN Agm menyatakan, bahwa CDK yang menjadi terdakwa 1, yang ditangkap dan ditahan dalam Rumah Tahanan (Rutan) oleh pihak penyidik Kepolisian pada tanggal 9 April 2021 hingga 29 April, dan diteruskan oleh JPU dan pihak Pengadilan. Kemudian, Uj yang menjadi terdakwa 2, yang ditahan berbarengan dengan putrinya tersebut, yang juga ditahan di Rutan. Keduanya dinyatakan, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, sebagaimana didakwakan dalam dakwaan alternatif ke satu dan dakwaan alternatif kedua. Keduanya juga dinyatakan oleh pihak PN Arga Makmur, dibebaskan dari dakwaan alternatif 1 dan dakwaan alternatif kedua penuntut umum. Selanjutnya, para terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan ini diucapkan. Yang mana, hak-hak keduanya di minta agar dipulihkan dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya. Terakhir, PN Arga Makmur menetapkan barang bukti berupa dua unit Handphne merk OPPO A12 dikembalikan kepada pemiliknya (Oknum Ustad Cabul,red). Putusan PN Arga Makmur ini berdasarkan sidang Permusyawaratan Majelis Hakim PN Arga Makmur pada Kamis 23 September 2021, sebagai Hakim Ketua Rudanti Widianusita, SH, dan Silmiwati, SH dan Rika Rizki Hairani, SH masing-masing sebagai hakim anggota. Putusan ini diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Senin (27/9).

Kepada awak media, Julisti Anwar, SH yang didampingi Kristiatmo Nugroho, SH dan Boy Zulkarnaen, SH, menyatakan banyak berterimakasih kepada pihak Pengadilan Negeri Arga Makmur, yang telah memutuskan kasus ini dengan adil dan beradab. Dalam hal ini, pihaknya selaku kuasa hukum keduanya sejak awal telah meyakini penetapan kliennya sebagai tersangka oleh para pihak, merupakan bentuk ketidakadilan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara ini. Yang mana, pihaknya sangat menyesalkan adanya indikasi pihak pelapor yang menjadi penuduh dalam kasus ini, diduga dengan sengaja mengarang cerita, yang kebenarannya sarat dipertanyakan. Hal ini pihaknya menduga, adanya niatan jahat dalam penuduh yakni oknum Ustad Cabul tersebut, terkesan sengaja merekayasa kejadian ini guna menghilangkan jejak kasus perbuatan yang tidak terpuji, yang dilakukannya. Yakni, perbuatan dugaan pencabulan yang dialami oleh kliennya CDK.

“Dengan telah dibebaskannya, serta dinyatakan tidak bersalah oleh pihak PN Arga Makmur atas tuduhan oknum Ustad yang menggunakan kuasa hukum Nuroni ini, kami sangat lega. Dalam hal ini, kami saat ini dapat mengucapkan alhamdulillah, yang mana tuduhan dan dugaan rekayasa kasus yang diduga diciptakan oleh oknum ustad cabul ini tidak benar,” ujar Yulisti.

Untuk langkah hukum selanjutnya, pihaknya akan mengembalikan masalah ini kepada keluarga kliennya. Jika pun nanti akan mengembalikan tuntutan kepada oknum Ustad cabul ini, pihaknya siap mendampingi kliennya ini, hingga oknum Ustad cabul ini mendapatkan ganjaran atas perbuatannya. Untuk saat ini, pihaknya akan menunggu salinan putusan resmi dari PN Arga Makmur. Baru setelah itu, pihaknya akan memikirkan langkah hukum selanjutnya untuk melawan oknum Ustad Cabul ini, karena putusan PN Arga Makmur ini akan dijadikan dasar untuk menggugat oknum Ustad Cabul.

“Sepanjang perjalanan persidangan dan penanganan kasus ini, kami akui klien kami jelas mendapatkan perlakuan ketidakadilan. Untuk itu, kedepan, kami akan mencari keadilan tersebut dengan mengambil langkah hukum terhadap oknum Ustad Cabul itu. Sejauh ini, ada beberapa poin yang menjadi catatan kami untuk ditindaklanjuti menjadi dasar laporan kepada oknum Ustad Cabul,” demikian Yulisti.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment