Klaim Disebabkan E-Katalog, Disdukcapil Bengkulu Utara Terhambat Layani Pembuatan KIA

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Penerimaan Siswa Baru (PSB) di Kabupaten Bengkulu Utara sudah mulai terlihat kesibukan masyarakat, yang mengurus dokumen kelengkapan berkas untuk memasukkan putra dan putrinya mendaftarkan ke sekolah. Namun sayang, salah satu syarat pendaftaran PSBB bakal terkendala. Yakni, wajib melampirkan photo copi Kartu Identitas Anak (KIA). Sementara, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bengkulu Utara, belum bisa menerbitkan KIA tersebut. Hal ini timbul tanda tanya besar dibenak masyarakat, yang dikhawatirkan akan menghambat anak-anak mengenyam pendidikan disekolah yang diinginkan.

Pantauan awak media, tidak adanya pelayanan pencetakan kartu KIA di Disdukcapil BU ini, setelah awak media melihat langsung suasana di kantor tersebut, yang sudah dipenuhi para orang tua yang mendaftarkan anak-anaknya, untuk mendapatkan kartu KIA. Namun, ketika sudah mendaftar para petugas di Disdukcapil BU menyebutkan belum bisa mencetak kartu KIA. Dikarenakan, tinta ribbon yang merupakan material untuk cetak kartu ini dalam keadaan habis. Hal inipun diakui oleh ibu Eka, warga desa Rama Agung Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara.

“Iya mas, saya tadi sudah mendaftar. Saya kira sudah bisa langsung dicetak dan dibawa pulang kartu KIAnya, tapi ternyata kata petugas yang menerima berkas kami, belum bisa dicetak hari ini, karena mesin pencetak kehabisan tinta. Ketika saya tanya, kapan bisa diambil, para petugas menjawab belum tahu karena belum ada kepastian, dan disuruh menyimpan nomor operator, yang disebut petugas nanti akan dihubungi,” ujarnya.

Ia pun mengaku bingung dengan kondisi ini, karena ia sangat membutuhkan kartu KIA ini, yang merupakan syarat putranya untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Pertama. Dengan kondisi ini, tentunya ia khawatir waktu pendaftaran yang di deadline oleh sekolah keburu habis.

“Apa boleh buat mas, demi anak saya hanya bisa pasrah dengan kondisi ini. Kami orang kecil, juga tidak bisa berbuat apa apa. Yang pasti, kami harap kartu KIA ini dapat segera dibuat, karena jangka waktu pendaftaran anak saya di sekolah sangat terbatas, yang hanya seminggu pembukaan pendaftarannya mas. Semoga saja, pelayanan Disdukcapil BU dapat segera dilaksanakan,” demikian Eka.

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Disdukcapil BU Ewi Marlinda, SKM ketika dikonfirmasi terkait kendala belum bisa dicetaknya kartu KIA ini. Ewi, menjelaskan terkait terhambatnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkulu Utara atas pembuatan Karti Identitas Anak (KIA), yang mulai dikeluhkan oleh masyarakat, terlebih pada musim Penerimaan Siswa Baru saat ini. Ia mengklaim hambatan ini, dikarenakan sistem e-Katalog yang belum terbuka.

“Sementara untuk cetak KIA, memang kita belum bisa laksanakan, karena mekanisme pengadaan sistem e-katalog belum dibuka,” ujarnya.

Ewi pun menjelaskan, sistem e-Katalog ini berlaku untuk pembelian tinta ribbon, yang merupakan material utama untuk pembuatan KIA, selain dari material kartu itu sendiri. Sejauh ini, pihaknya telah berupaya melayangkan surat ke pihak terkait, guna dapat ditindaklanjuti atas pengadaan tinta tersebut. Disinggung, mengapa tinta bisa habis, apakah tidak memiliki stock?. Lalu seperti apa, alokasi anggaran stock tinta ini?. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Disdukcapil BU tidak memberikan penjelasan apapun, terkait penyebab tinta habis.

“Kami sudah melayangkan surat, dengan harapan dalam waktu dekat dapat segera ditindaklanjuti untuk tinta ribbonnya,” demikian Ewi.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment