KASN Sebut Dugaan Mutasi Pemkab Bengkulu Utara Boncengi Pengukuhan, Belum Ada Izin Mendagri

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait dugaan mutasi dan promosi yang dilakukan oleh Pemkab Bengkulu Utara, dalam hal ini diduga dilakukan dengan memboncengi dalih pengukuhan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni, Bappedalitbang, Sekretariat Dewan, BKAD, Sekretariat Daerah, Inspektorat, DPMPTSP dan Badan Kesbangpol BU. Pihak Pemkab BU, terindikasi bohongi pihak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Menariknya lagi, dugaan mutasi dan promosi pada pengukuhan nomenklatur ini, di klaim pihak KASN dari hasil klarifikasi, pihak Pemkab BU belum menerima izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Seperti disampaikan oleh Sumardi selaku Asisten KASN Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah 1, kepada awak media menyebutkan. Pihaknya telah meminta klarifikasi dengan pihak Pemkab BU, dalam hal ini pihak KASN menerima klarifikasi dari Sekda Bengkulu Utara Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si dan pihak BKPSDM Bengkulu Utara. Pada klarifikasi ini diakui Sumardi, pihaknya menerima jawaban dari pihak Pemkab BU, bahwa dugaan mutasi dan promosi dengan memboncengi pengukuhan ini, sama sekali belum ada izin dari Mendagri. Terlebih lagi, pengukuhan nomenklatur belum ada izin mendagri.

“Hasil klarifikasi kita, pihak Pemkab BU hanya melakukan pengukuhan nomenklatur, bukan mutasi ataupun promosi. Pengukuhan ini sendiri, diakui oleh Sumardi, pihak Pemkab BU belum menerima izin dari Mendagri. Kendati demikian, pihak pemkab mengaku sudah melayangkan permohonan izin ke mendagri sejak tahun 2020, sejak Perda Nomenklatur disahkan oleh pihak DPRD BU. Namun, izin tersebut belum turun juga,” ujar Sumardi.

Sumardi pun lebih jauh memaparkan, jawaban pihak Pemkab BU kepada pihak KASN, pengukuhan nomenklatur sengaja tetap dilaksanakan meski belum ada izin mendagri, lantaran dalih pihak Pemkab BU sifatnya urgen. Karena, jika pengukuhan nomenklatur ini belum juga dilaksanakan, akan berdampak pada realisasi ABPD Tahun Anggaran 2020. Sehingga, pihak Pemkab BU berinisiatif untuk melakukan pengukuhan meski belum ada izin Mendagri. Kendati demikian, pihak Pemkab BU mengaku tidak sama sekali memiliki niatan untuk menabrak aturan, hanya saja, karena dikhawatirkan akan menghambat pembangunan di BU, maka pengukuhan pun dilaksanakan.

“Iya kami mendapatkan pengakuan, bahwa hingga bulan Maret 2021 ini, APBD BU belum jalan. Makanya pihak Pemkab BU mengambil keputusan meski belum mengantongi izin mendagri,” beber Sumardi.

Disinggung seperti apa, dugaan mutasi dan promosi yang memboncengi pengukuhan nomenklatur tersebut. Sumardi mengaku, pihaknya belum meminta klarifikasi sejauh itu. Mengingat, pihaknya belum meiliki data awal dugaan mutasi dan promosi, yang dilakukan Pemkab BU dengan memboncengi pengukuhan nomenklatur tersebut.

“Saya mintalah datanya, siapa aja ASN yang mendapatkan promosi dan terkena mutasi, yang memboncengi pengukuhan nomenklatur tersebut. Nanti, akan kita pertanyakan lagi, dan ditindaklanjuti lebih jauh lagi,” demikian Sumardi.

Untuk diketahui, Pemkab BU Selasa Tanggal 9 Maret 2021, telah dilaksanakan dugaan mutasi dan promosi jabatan ASN dilingkungan Pemkab BU, dengan memboncengi giat pengukuhan nomenklatur. Bagaimana tidak, dugaan mutasi dan promosi jabatan ASN ini, tidak ada kaitannya dengan nomenklatur, namun mendapatkan promosi. Seperti halnya, Direktur RSUD Arga Makmur, dimana jabatan dr. Jasmen Silitonga, S.Pkk sebagai Direktur, justru digantikan oleh dr Herawati yang mendapatkan promosi menjadi Direktur RSUD Arga Makmur.

Hal ini jelas, telah menyalahi dan tidak mengindahkan aturan regulasi yang berlaku. Yakni, Undang-undang tentang Pilkada, dan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014, serta Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019, ditambah lagi Surat BKN Nomor : K.26-30/V.108-6/99. Jelas, seorang Bupati yang baru dilantik, terlebih lagi seorang Petahana, tidak diperbolehkan selama 6 bulan dari pelantikan melakukan perombakan organisasi ASN.

Tidak sampai disitu saja, Mi’an juga diam-diam diduga nekat melakukan mutasi ASN. Yang mana, salah satu ASN Kantor Satpol PP BU Basar, SE, yang diketahui jabatan sebelumnya merupakan jabatan eselon IIIb setingkat Kabid di OPD tipe B, dimutasi dan mendapatkan promosi ke jabatan Inspektur Pembantu Tiga, yang diketahui jabatan ini merupakan jabatan eselon IIIa. Selain itu, mutasi juga dilakukan oleh kepemimpinan Mi’an ini, terhadap ASN dilingkungan Sekretariat Dewan, salah satunya Rahmat Sutesno dengan jabatan sebelumnya Kasubbag TU dan Kepegawaian, dimutasi dengan jabatan baru Kasubag Kajian Perundang-undangan.

Kemudian, ada juga ASN bernama Darhin dari staf Subbag Perencanaan di Dinas PUPR BU, mendapatkan promosi jabatan menjadi Kasi Lalu Lintas di Dinas Perhubungan BU. Selanjutnya, ASN bernama Zulkarnaen yang merupakan ASN nonjob di Dinas Perpusda BU, mendapatkan promosi jabatan menjadi Kepala Bidang di Dinas Lingkungan Hidup BU. Lanjut, Edwin sebagai Kasi di Dinas Kesehatan BU yang tidak ada kaitannya dengan nomenklatur, mendapatkan promosi jabatan menjadi Kabid Litbang di Bappeda BU. Dan dari tempat yang sama Dinkes BU, Alfi mendapatkan promosi jabatan dari Kasi naik ke Kabid.

Lalu, di nomenklatur sendiri OPD BKAD BU ada Hugo dari pokja mendapatkan kenaikan eselon dari eselon IV menjadi eselon III. Dan masih banyak lagi, OPD yang tidak ada kaitannya dengan nomenklatur, justru ada beberapa ASN yang mendapatkan promosi contohnya di Dinas Pendidikan, adanya ASN yang menduduki jabatan Kasubbag Perencanaan Dispendik BU.

Ketika awak media mencoba meminta daftar mutasi ASN serta Surat izin atau konfirmasi Mendagri, terkait pengukuhan serta pelantikan yang baru saja terjadi, pihak BKPSDM BU justru melemparkan, agar meminta langsung ke Sekda BU selaku Baperjakat. Hal ini seperti yang diucapkan, oleh Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM Muhyiddin, S.Stp yang ditemui awak media.

Baca juga :

KASN RI Segera Tindaklanjuti Dugaan Mutasi Diam-diam Yang Dilakukan Bupati Bengkulu Utara

Diduga Lakukan Mutasi ASN, Bupati Bengkulu Utara Terkesan Salahi Aturan

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment