RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Agenda pelantikan anggota BPD yang terpilih pada perekrutan beberapa waktu lalu, mundur hingga Rabu (18/12). Dimana, ada dua desa yang tidak diikutsertakan dalam pelantikan BPD serentak mendatang, yang berjumlah 1081 orang. Yakni desa Pagar Din dan desa Pondok Bakil Kecamatan Ulok Kupai. Hal ini disampaikan oleh Kabag Pemdes Setdakab BU Sudarman kepada awak media, diruangnnya Senin (16/12).
“Iya, pelantikan ditunda, hingga hari Rabu. Ada dua desa yang tidak diikutsertakan dalam pelantikan nanti,” ujarnya.
Sudarman pun menjelaskan, alasan kedua desa tersebut tidak diikutsertakan dalam pelantikan nanti, lantaran keduanya sempat muncul permasalahan. Mulai dari permasalahan kesalahan administrasi, hingga keterlambatan pemberkasan keduanya. Kendati dmeikian, keduanya akan tetap melaksanakan pelantikan, namun tidak berbarengan secara serentak, melainkan secara menyusul yang akan dilaksanakan oleh pihak Kecamatan.
“Mengenai siapa yang akan melantik, itu kewenangan kecamatan nantinya, karena mereka terlambat sehingga tidak bisa kita ikutsertakan dengan pelantikan serentak. Yang melantik sendiri, jika Bupati tidak bisa akan dilakukan oleh Camat tempat dua desa itu bernaung,” bebernya.
Disinggung, seperti apa permasalahan yang mencuat ketika terlaksananya pemilihan BPD beberapa waktu lalu. Mulai dari kesalahan penafsiran aturan Perbup dan SK Bupati bengkulu Utara, hingga adanya indikasi KKN dalam pemilihan BPD. Sudarman menegaskan, itu bukanlah ranahnya untuk menyelesaikan masalah itu sendiri. Karena, baginya tugasnya sudah dijalankan sebaik mungkin, yakni sosialisasi, jika tetap salah menafsirkan dan ada yang bermain KKN dalam pemilihan BPD, itu dilemparkannya kepada tanggungjawab masing-masing.
“Tugas saya sosialisasi, dan memastikan pemilihan BPD itu mengikuti aturan yang ada. Jika diluar itu, silahkan menanggung resikonya masing masing. Alhamdulillah, sejauh ini beberapa desa yang sempat mencuat adanya permasalahan telah diselesaikan di internal desa, sehingga akan diikutsertakan pada pelantikan serentak mendatang, seperti halnya desa Tanjung Kemenyan dan beberapa desa lainnya,” demikian Sudarman.
Laporan : Redaksi

