Dinkes BU, Bantah Kebutuhan Warga Karantina Covid 19 Tidak Dipenuhi

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait jeritan warga yang dikarantina di wisma atlit, lantaran menyebutkan kebutuhan sehari-harinya tidak terpenuhi, dan ketika diminta tambahan justru diminta membeli sendiri. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Utara (BU), yang bertanggungjawab atas jalannya wisma karantina covid 19 tersebut, membantah tudingan itu. Hal ini ditegaskan oleh Kabid Yankes Dinkes BU Herman Prambudi selaku penanggungjawab sarana dan prasarana di wisma Karantina.

“Tidak benar itu pak, kami selalu memenuhi kebutuhan warga yang dikarantina di wisma karantina tersebut. Dimana, kebutuhan sehari-hari itu, sudah merupakan ketetapan yang tidak bisa diganggu gugat. Tentunya, hal tersebut sudah berdasarkan kajian akan kebutuhan,” ujar Herman.

Herman pun menegaskan, pihaknya tidak terima dengan tudingan seperti ini. Pasalnya, apa yang sudah menjadi ketetapan untuk memenuhi kebutuhan warga yang dikarantina sudah menjadi satu paket tersebut. Dimana, paket yang sudah disiapkan 64 paket tersebut, terdiri dari Rinso 500 Gram, Sabun Mandi merk Nouvo 1 batang, Autan 5 sachet, tissue Sajadah serta setengah batang, ember, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci, selimut, handuk, sapu dan atribut untuk kebersihan ruangan dan softex untuk warga yang perempuan. Dalam hal ini, Herman menandaskan, berdasarkan kajian yang sudah ditetapkan paket tersebut, dinilai cukup untuk warga karantina selama 14 hari.

“Kendati pun jika kurang, kami tidak pernah menghambat warga untuk meminta tambahan. Tinggal sampaikan ke petugas, dan tambahan akan di salurkan. Tidak ada istilahnya, kami mengajarkan petugas untuk menyampaikan membeli sendiri jika mau tambahan.Setiap warga karantina, pastinya sudah kami bekali dengan satu paket kebutuhan sehari-hari. Jika kurang, tinggal ngomong, pasti ditambah. Kenapa harus seperti ini kejadiannya, ini merupakan tanggungjawab saya, dan saya tidak terima di bilang seperti ini,” tegas Herman.

Sayangnya, ketika disinggung apakah paket yang dimaksud, langsung dari tangan pak Herman sendiri, ia pun menjawab itu dilakukan oleh petugas yang sudah di tugaskan di Wisma Karantina. Namun ia pun menegaskan lebih jauh, paket itu pasti diberikan, dan tambahan pasti akan ditambah jika diminta.

“Memang bukan tangan saya langsung yang memberikan, namun petugas yang memang sudah kami bekali dan sudah di mandatkan untuk memnuhi kebutuhan warga karantina,” demikian Herman.

Baca juga :

Sst, Informasinya Warga Karantina Covid 19 Menjerit, Kebutuhan Tidak Dipenuhi

 

Related posts

Leave a Comment