Ciptakan Kualitas Pendidikan Lebih Maju, Wabup BU Buka Lokakarya 7

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara (BU) dalam hal ini Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata, SE, M.Ap hadiri sekaligus membuka acara lokakarya 7 festival┬ápanen hasil belajar pendidikan guru penggerak angkatan 5, yang mengusung tema bertransformasi untuk pendidikan yang lebih baik. kegiatan ini, dilaksanakan di aula SMKN 2 Arga Makmur, Kamis (22/12).

Dalam penyampaiannya, wabup mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya, kepada seluruh pelaksana yang telah berkontribusi, baik dari penyelenggaraan kegiatan ini maupun menjadi pengajar, yang hebat bagi anak-anak di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Rasa bangga dan terima kasih kepada para guru, yang telah berinovasi dalam peningkatan sumber daya manusia. Kemudian, menciptakan generasi muda berkualitas dan terampil, dengan aksi nyata yang dilakukan dalam menghadapi situasi pendidikan saat ini, terus tingkatkan semangat dalam mendidik,” ungkapnya.

Wabup juga mengapresiasi sebesar-besarnya, kepada seluruh pelaksana. Yaitu, guru yang telah berkontribusi baik dari penyelenggaraan kegiatan ini, maupun menjadi pendidik atau pengajar yang hebat bagi anak-anak peserta didik terkhusus di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Tak hentinya, saya ungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada para guru, yang telah berupaya dalam berinovasi dan meningkatkan sumber daya manusia dalam menciptakan generasi muda berkualitas dan terampil, dengan aksi nyata yang telah dilakukan dalam menghadapi situasi pendidikan saat ini. Mari kita terus tingkatkan semangat dan mendidik, untuk pendidikan yang lebih baik,”imbuhnya.

Sejauh ini, Pemkab BU terus berupaya untuk menciptakan kualitas sistem pendidikan yang baik. Karena, hal ini sangat penting dan utama dalam menciptakan kualitas anak bangsa, yang nantinya akan menjadi penerus generasi bangsa ini. Maka dari itu, melalui lokakarya ini kita dapat melihat, apa saja capaian telah dilakukan dan program pengajaran yang akan dilakukan nantinya.

“Kami harapkan, sebelum pembelajaran guru, dilakukan diagnosa awal mengenai karakter peserta didik, dan melakukan pemetaan sesuai karakter. Sehingga, dalam proses pembelajaran guru dapat dengan mudah melakukan pendampingan sesuai dengan karakter peserta didik yang sudah dipetakan. Proses pembelajaran sudah terpusat pada peserta didik, bukan pada guru. Pembelajaran lebih aktif dan menyenangkan,”tutupnya.

Laporan : MCBU, Nd/dc
Editor : Redaksi

Related posts

Leave a Comment