PPTK Kegiatan Mebelair Mengaku Kewenangannya Sebatas Kontrak

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dugaan korupsi kegiatan pengadaan mebelair di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara (BU), yang menguras anggaran APBD dan APBD-Perubahan tahun 2017 untuk Sekolah dasar (SD) mulai saling lempar batu. Hal ini terungkap setelah awak media mengkonfirmasi kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan pengadaan mebelair tersebut yakni Sukri. Dimana Sukri mengaku dirinya tidak mengetahui terkait adanya dugaan markup serta monopoli kegiatan yang mana kegiatan ini dikerjakan langsung oleh seorang ajudan Kepala Dispendik BU yang notabenennya bukan kontraktor ataupun PNS melainkan seorang Tenaga Harian Lepas (THL). Penegasan Sukri…

Read More

Dugaan Keterlibatan Ajudan Sebagai Aktor Utama Pengadaan Mebelair Dispendik, Semakin Terkuak

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dugaan keterlibatan sang ajudan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) berinisial Ek, yang namanya disebut-sebut sebagai aktor utama dalam kegiatan pengadaan mebelair untuk SD dan SMP dengan anggaran tahun 2017 serta APBD-Perubahan tahun 2017 semakin terkuak. Dimana informasinya, meski sang ajudan bukanlah seorang kontraktor ataupun PNS ia tetap dapat menjalankan kegiatan ini sebagai pihak rekanan Dispendik BU, ia disinyalir mendapatkan jalan dengan cara meminjam perusahaan milik orang lain. Baca : https://rubriknews.com/sst-ada-kegiatan-pengadaan-langsung-diduga-dikerjakan-seorang-ajudan-kadis/ Informasi terhimpun, sang ajudan menggunakan perusahaan pengusaha milik warga Provinsi Bengkulu, diamana salah satunya…

Read More

Dugaan Markup Kegiatan Dispendik Gunakan Ajudan, Polisi Garap Bersama Inspektorat

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kegiatan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yakni pengadaan Meubelair untuk Sekolah dasar (SD) Tahun Anggaran 2017, rupanya banyak kejanggalan lain yang mengarah ke indikasi dugaan korupsi. Bagaimana tidak, dimulai dengan dalam pelaksanaan proyek pengadaan meubelair ini, ada dugaan “permainan” oknum ajudan kepala dinas berinisial Ek. Dimana, sang ajudan ini disebut-sebut merupakan orang yang paling berperan dalam mengendalikan pelaksanaan proyek. Hingga dugaan Markup besar-besaran juga mulai terkuak. Tidak tanggung-tanggung dugaan markup pada kegiatan ini mencapai 50 persen dari pagu anggaran. Diketahui, sejauh ini terkait dugaan…

Read More