Beredar Orang Diduga Gangguan Jiwa Di Bengkulu Utara, Gunakan Atribut Kepolisian

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Atribut kepolisian, tidak diperbolehkan digunakan oleh warga sipil pada umumnya, yang tidak memiliki identitas sebagai anggota personil kepolisian. Namun terbaru, Minggu sore (12/5) awak media, mendapati salah seorang yang tengah berkeliling kota Arga makmur, menggunakan atribut kepolisian lengkap. Hal ini, mengundang banyak perhatian masyarakat pada umumnya. Namun, diduga orang tersebut, merupakan orang yang mengidap gangguan kejiwaan.

Pantauan awak media dilapangan, pria yang ditaksir sudah lanjut usia tersebut, mengenakan seragam kepolisian yang masih lengkap dengan logo atribut kepolisian, yang tertempel di baju tersebut. Menariknya, pada penutup bagian kepala pria tersebut, menggunakan penutup kepala yang biasa digunakan oleh Polisi Wanita (Polwan).

Sementara, bagian bawah celana hingga sepatu, sedikit berbeda dengan pakaian seragam kepolisian pada umumnya. Dimana pria tersebut, juga menggunakan celana berwarna coklat, hanya di bagian penutup kakinya menggunakan sepatu kets.

Ketika awak media tengah mengambil gambar orang tersebut, salah satu warga desa Rama Agung Kecamatan Kota Arga Makmur, berinisial Nyoman, menyebutkan. Bahwa orang tersebut, terindikasi setengah tidak waras. Hal ini diakui Nyoman, sudah kerap ia melihat orang tersebut berkeliling menggunakan seragam, terkadang menggunakan seragam TNI, yang juga lengkap dengan atribut logo, yang masih tertempel di baju seragam tersebut.

“Mungkin orang gila itu pak, dia memang kayak gitu dan sudah menjadi rutinitasnya, berkeliling sambil mengenakan seragam. Hari ini, kami juga kaget melihatnya dengan seragam lengkap kepolisian tersebut. Namun yang kami aneh, masa iya topinya milik polwan. Disitu, sudah bisa kita tebak pak, kalau orang tersebut seperti kurang waras,” singkatnya berkidik.


Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment