Banyak Makan Korban, Polisi Tutup Lubang Jalur Dua Gunsel-Gunung Agung

Sudah Ditampar, Dinas PUPR BU Terkesan Tutup Mata

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Miris memang, sudah semestinya yang menjadi tanggungjawab perbaikan jalan itu merupakan kewenangan pemerintah bukan polisi. Namun hal tersebut, berbanding terbalik dengan apa yang terjadi hari ini Kamis (20/6), diruas jalan Jalur dua baru Gunung Selan (Gunsel)-Gunung Agung, justru Polisi yang melakukan penambalan jalan, yang cukup meresahkan masyarakat, lantaran lubang yang sudah cukup dalam yang terkesan dibiarkan saja, dimana korbannya sudah berjatuhan.

Meski demikian, pihak Dinas PUPR Bengkulu Utara terkesan tutup mata, tidak satupun perwakilan dari dinas tersebut yang membantu aparat personil Satlantas Mapolres Bengkulu Utara tersebut. Padahal, Dinas PUPR BU sudah memiliki satgas Jalan Berlubang. Menariknya lagi, semestinya jalan dua jalur tersebut sudah kelar peningkatan dan pembangunannya, karena anggaran APBD yang digelontorkan untuk pembangunan jalan tersebut senilai Rp. 7 Milyar, hingga saat ini belum juga ada terlihat pembangunannya.

Sebagaimana ungkapan, yang diperoleh awak media ini warga Gunung Selan mengatakan, mereka sangat menyayangkan, dibangunnya jalan dua jalur tersebut tanpa mempertimbangkan lebar jalan, yang menurutnya belum memadai untuk dijadikan dua jalur.

“Jalan ini kan masih tergolong sempit. Sehingga semakin sempit apabila dibuat dua jalur, karena sebagian badan jalan dibangun median atau pemisah. Yang merasakan tidak nyamannya berkendara di jalan ini, para pengguna jalan. Ditambah lagi semakin dalamnya lubang-lubang di badan jalan ini,” kata Dedi.

Selain itu kata dia, sejak pagi kamis ini, saja sudah ada tiga kendaraan angkutan material yang menjadi korban di ruas jalan tersebut. Truk tersebut, terperosok ke bagian dalam lubang yang diibaratkannya seperti kubangan.

“Hendaknya ada perhatian pihak pemerintah daerah. Jangan seperti ini, menurut pandangan kami terkesan seperti dibiarkan saja. Coba kita melintas di jalan dua jalur ini pada malam hari, sangat terasa kekhawatiran dan was-was, sebab jalannya sempit dan dipenuhi lubang sepanjang jalan,” imbuhnya.

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan pihak Dinas PUPR BU tidak satupun yang dapat di konfirmasi. Baik itu Kepala Dinas Heru Susanto, maupun para Kabidnya.

Sat Lantas Libatkan Dua Personil

Untuk diketahui, penambalan yang dilakukan oleh pihak Sat Lantas Polres Bengkulu Utara merupakan kegiatan Satgas Kamseltibcarlantas. Dimana, satgas ini melaksanakan pengaturan lalu lintas, yang macet akibat adanya mobil truk terperosok dan melakukan tindakan penimbunan jalan berlubang di jalur lintas Arma – Lais, tepatnya didepan SMKN 2 Bengkulu Utara dan Kantor Camat Kota Arga Makmur. Yang mana, penambalan dilakukan oleh Bripka Iwan dan Brigpol Eko.

Berdasarkan analisa pihak Satgas, menemukan banyaknya jalan berlubang, yang cukup dalam disepanjang jalur dua desa Gunung Agung- Gunung Selan. Yang dapat menimbulkan, beberapa kendaraan R4 terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam, sehingga membuat kemacetan. Diperparah lagi, karena jalan berlubang tersebut tergenang air, sehingga membuat pengguna jalan kesulitan dalam berkendara.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment