Aset Lahan Diserobot Warga, Dispendik Konsolidasi Ke Polres Bengkulu Utara

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Aset lahan SD Model milik Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, yang diketahui disinyalir diserobot warga, dengan didirikannya ruko dua piintu diatas lahan tersebut oleh Dahniar, warga desa Lubuk Sahung Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara. Sepertinya, bakal melibatkan aparat penegak hukum Mapolres Bengkulu Utara. Bagaimana tidak, hal tersebut pasca adanya pihak Dispendik BU, bagian Aset BPKAD serta pihak SD Model, yang mendatangi Mapolres BU pada Kamis (18/7).

Membenarkan informasi tersebut, Kepala Dispendik BU Agus Haryanto melalui Sekretaris Bambang Pramana Budi, ketika di konfirmasi di ruang kerjanya, tidak membantah hal tersebut. Namun demikian diakui Bambang, pihaknya baru sebatas niatan untuk konsolidasi. Namun sayangnya, hal tersebut batal dan akan dilakukan pada hari Jum’at (19/7), lantaran Kasat Reskrim yang akan ditemui tengah berada di Mapolda Bengkulu.

“Iya mas benar, kita baru saja dari mapolres BU guna berkoordinasi menyangkut aset lahan yang di serobot warga,” ujar Bambang.

Bambang pun menjelaskan, pihaknya baru sebatas konsolidasi. Mengingat, saat ini tim yang telah dibentuknya tengah melengkapi dokumen keabsahan kepemilikan lahan SD model tersebut. Hingga dokumen tersebut tengah diupayakan dicari, pihaknya belum bertindak lebih jauh terhadap warga tersebut.

“Tujuan berkoordinasi dengan pihak Polres BU, hanya guna menjaring aspirasi menyangkut hal tersebut, bukan untuk kepentingan lainnya. Terlebih, menakut-nakuti warga. Kita, tidak memiliki tujuan seburuk itu. Pasalnya, jika dapat duduk bersama bermusyawarah, kenapa tidak. Aparat hanya baginya, guna pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terlalu diinginkan,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Mapolres BU ketika di konfirmasi awak media. Belum dapat memberikan keterangan apapun, mengingat tujuan dari pihak pemkab Bengkulu Utara belum bisa dilayani, karena unsur pimpinan yakni Kasat reskrim tengah berada di luar. Sehingga, konsolidasi yang akan dilakukan pihak pemkab BU ditunda hingga besok.

“Iya tadi memang ada perwakilan Pemkab Bengkulu Utara, guna berkonsolidasi menyangkut warga serobot aset Pemkab BU. Namun, belum bisa kami layani, karena pimpinan kami masih berada di luar. Dan rencananya, akan diterima besok (Kamis,red),” singkat Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Nainggolan didampingi KBO Reskrim Iptu Mokh Asnawi, S.Ag.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment