Diduga Akibat Dilalui Truck CPO PT Sandabi Muatan 30 Ton, Jalan Penghubung Arga Makmur-Kuro Tidur Rusak Berat

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Jalan penghubung Arga Makmur-desa Kuro Tidur, belakangan ini mengalami rusak berat. Hal ini diketahui, disebabkan sejak dilalui oleh puluhan truck CPO PT Sandabi Indah Lestari (SIL). Bagaimana tidak hancur, jalan yang hanya berkekuatan kapasitas tonase 8 ton, dilalui oleh truck yang bertonase mencapai 25 hingga 30 ton.

Hal ini mengundang respon masyarakat, yang mengeluhkan semakin hancurnya jalan perlintasan yang biasa dilalui oleh anak sekolah dan masyarakat.

“Jalan yang biasa kami lalui, tidak sehancur ini pak. Namun saat ini, sudah semakin hancur saja, sejak dilalui oleh truck CPO PT Sandabi Indah Lestari. Ini jelas sangat merugikan, kami harap pemerintah dan penegak hukum, yang mengerti akan hal ini segera bertindak, jangan didiamkan. Karena, jika tidak jangan salahkan masyarakat yang akan bertindak,” ujar Dikke, yang merupakan masyarakat desa Kuro Tidur Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Utara Eka Hendriyadi, ketika dikonfirmasi tidak membantah hal tersebut. Namun demikian, pihaknya belum dapat berbuat banyak. Mengingat, kesepakatan boleh atau tidaknya dilaluinya jalan penghubung ini, oleh pihak perusahaan, langsung difasilitasi oleh pihak Kecamatan Kota Arga Makmur. Meski demikian, pihaknya akan melihat hasil kesepakatan, jika jelas merugikan masyarakat. Dimana, banyak hancurnya jalan tersebut akan membuat masyarakat berang, dan dikhawatirkan bertindak.

“Kita akan bertindak, karena memang sudah jelas jalan itu tidak dapat dilalui oleh truck, yang memiliki kapasitas melebihi 8 ton. Mengingat jalan tersebut, hanya memiliki kekuatan yang terbatas, yang mana dapat dilalui kendaraan yang tidak melebihi tonase 8 ton,” bebernya.

Sementara itu, Camat Kota Arga Makmur Kanedi, sayangnya ketika akan dikonfirmasi awak media, tidak mengangkat telpon, maupun membalas pesan singkat. Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui seperti apa kesepakatan, yang difasilitasi Camat Kota tersebut, bersama dengan masyarakat tiga desa serta pihak perusahaan.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment