Gara-gara Dugaan Pemukulan Murid Terungkap, Oknum Guru Agama Infonya Mogok Ngajar

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Informasi terbaru, lantaran kelakuan system mendidik dengan kekerasan yang melakukan pemukulan setiap mengajar ke murid terungkap ke media. Oknum guru Agama di SMPN 47 BU, berinisial Hi berang dan melampiaskan dengan mengungkapkan kekesalannya ke seluruh murid Kelas IX, akan mogok ngajar.

Baca :

https://rubriknews.com/kepsek-smpn-47-angkat-bicara-atas-informasi-guru-mendidik-dengan-kekerasan/

https://rubriknews.com/sst-ada-guru-mendidik-murid-diduga-main-pukul/

Hal ini diungkapkan oleh salah satu murid kelas IX yang menceritakan kejadian ini kepada orang tua wali murid yang namanya tidak dapat disebutkan. Dimana, kejadian ini terjadi pada pada hari Selasa (7/8) dalam jam belajar mengajar. Dalam pengakuan murid tersebut, sang guru berang kepada seluruh murid di kelas dengan mengelaurkan kata-kata ” SEBELUM PELAKU YANG MENGADU KEPADA WARTAWAN TERUNGKAP, SAYA TIDAK AKAN MENGAJAR KALIAN (Murid,red) DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH”.

” Kami tidak tahu mau bagaimana lagi, maunya guru itu seperti apa. Semestinya dalam kasus ini yang menjadi korbannya itu kami bukan dia (Guru Agama,red). Semestinya dengan terungkapnya kejadian ini, sang guru dapat introspeksi diri dan memperbaiki system mengajarnya, bukannya malah mengancam murid seperti ini,” ujar wali murid.

Ditambahkannya, sikap oknum guru ini sangat disayangkan. Bagaimana tidak, tanpa ia mengancam pun dengan ulahnya yang diduga selalu melakukan pemukulan terhadap murid tidak terungkap, apakah ini menjadi hal positif, jika murid justru enggan untuk mengikuti pelajaran jam mengajar oknum guru tersebut, lantaran takut dipukul.

” Anak kami disini kondisi psikisnya sudah terganggu lo dengan ulah sang guru yang system pengajarannya kurang pas tersebut, ia takut bersekolah karena takut dipukul. Apakah itu hal positif yang dapat diterima, kami mengharapkan pihak terkait agar menindaklanjuti masalah oknum guru ini agar masalah ini tidak berlarut-larut dan menambah masalah baru,” imbuhnya.

Menyikapi hal ini, Kepala UPTD SD-SMP Dispendik wilayah Kota Arga Makmur-Arma Jaya Mimid Sarmidin, S.Pd ketika dikonfirmasi sangat mneyayayngkan kejadian ini, pihaknya akan segera bertindak dengan meminta pihak pengawas sekolah untuk melakukan pengecekan kebenaran dari kejadian ini. Selain itu, pihaknya juga akan memanggil Kepsek beserta oknum guru tersebut untuk dimintai klarifikasi kebenaran masalah ini.

” Waduh masalah baru lagi ini, ia nanti kita akan hubungi pihak Pengawas sejauh mana kejadian ini terjadi. Dan kita akan memanggil dan akan membina oknum guru ini jika hal ini memang benar ia lakukan,” singkatnya.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment