RubriKNews.com, BENGKULU – Kebiadaban pelaku Ms Warga Kabupaten Lebong, Siswa SMAN 7 yang nekat menghabisi nyawa gadis manis Auzia Umi Detra (17) Siswi SMAN 4 Bengkulu, hanya karena tuntutan ekonomi untuk bayar indekost yang hanya mengambil telepon genggam korban, dan membuang korban ke daerah rawa manrove diwilayah Lentera Merah Kelurahan Teluk Sepang Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Mendapatkan berbagai tanggapan serius dari masyarakat, khususnya penghuni media sosial. Dimana warga mengecam aksi bejat pelaku, dan meminta pelaku diberikan hukuman setimpal yakni hukuman mati (Qisas)
Baca :
https://rubriknews.com/akibat-pergaulan-anak-zaman-now/
https://rubriknews.com/kejutan-ulang-tahun-jadi-modus-penuhi-tuntutan-ekonomi/
https://rubriknews.com/isak-tangis-berurai-gadis-manis-ditemukan-dengan-organ-tubuh-terpisah/
Seperti diungkapkan akun Emilia Puspita, yang mengungkapkan di jejaring sosial penemuan siswi SMAN 4 BKl yang sudah hilang nyaris sepekan. Disini, Emilia menunjukkan wajah pembunuh gadis manis dan mengharapkan pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya.
” Semoga pelaku (Ms,red) diberikan hukuman yang seberat beratnya dan kepada keluarga yang ditinggalkan untuk bisa sabar dan ikhlas menerima cobaan,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh akun jejaring Aly Ndut, disini ia turut meluapkan kekesalannya, agar pengadilan nanti menjatuhi hukuman mati kepada pelaku.
” Kalau tidak hukuman mati, iko la terlalu nian hakim di bengkulu ko, terus pembunuhan ado apo iko perlu dipertanyakan hakim ko. Perkosa mano bunuh, kadang masih jg diringankan. Hukuman mati, hakim masih ado dak pasalnyo tu dak tu buang bae,” ujarnya
Untuk diketahui, korban akan dikebumikan seperti yang diungkapkan keluarga korban, Effendi mengatakan jasad almarhumah akan segera dikebumikan setelah selesai proses otopsi.
” Jika tidak ada halangan, besok jenazah Auziah akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Bukit Bacang, kelurahan Tanjung Agung,” ungkapnya.
Disamping itu, Effendi juga menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap jajaran kepolisian yang telah bekerja keras dalam mengungkap misteri hilangnya almarhumah Auziah.
” Atas nama keluarga, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian yang sudah bekerja optimal, mulai dari Polsek hingga Polda Bengkulu. Kita berharap penegakan hukum, dapat benar-benar berpihak pada kebenaran,” tandasnya.
Laporan : AD Anto
Editor : Effendi

