4 Hari Meninggalkan Rumah, Kakek 81 Ditemukan Tewas Membusuk

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Arsat (81) warga Desa Padang Bendar, Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Rabu siang (14/8) ditemukan sudah menjadi mayat yang membusuk. Hal ini sontak, sempat membuat geger warga setempat di wilayah desa Pagar Ruyung Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara, lantaran ditemukan di salah satu pondok milik Bari (55).

Sebelumnya, informasi terhimpun. Korban, sempat dilaporkan keluarganya telah menghilang selama 4 hari. Dimana kejadiannya, pada hari Sabtu (10/8), yang berpamitan pergi ke Arga Makmur untuk berbelanja barang manisan, dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo.

Ketika di konfirmasi awak media, Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Nainggolan didampingi KBO Rekrim Polres BU Iptu. Mukh Asnawi, S.Ag yang berada dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan. Bahwa, berdasarkan dari laporan masyarakat, mayat ditemukan pertama kali oleh tukang sadap karet, di kebun yang bersebelahan dengan kebun milik Bari. Ketika mendapat informasi, pihaknya langsung bergerak ke TKP, yang mana didapati kondisi mayat tersebut, telah membusuk dan sudah dikelilingi ulat belatung, dan juga sudah mengeluarkan bau tak sedap.

“Ya hari ini, kita menemukan mayat yang diduga atas nama Arsat (81) yang telah hilang sejak hari Sabtu (12/8) lalu. Mayat tersebut, sudah membusuk dan sudah mengeluarkan bau yang tak sedap, karena diduga ia sudah 4 hari tidak bernyawa,” ujar Asnawi.

Asnawi pun menambahkan, untuk sementara pihaknya belum mengetahui penyebab tewasnya korban, dan masih dalam tahap pemeriksaan dan meminta keterangan saksi saksi.

“Kita belum bisa menyimpulkan penyebab kematian, karena masih dalam tahap pemeriksaan, dan kita akan minta keterangan saksi saksi,” bebernya.

Pemilik Kebun, Tidak Sadar Ada Orang Di Pondok

Sementara itu, Bari pemilik kebun karet ketika ditemui awak media, mengaku. Dirinya, tidak mengetahui tentang adanya mayat dipondok yang berada di kebun miliknya. Karena, ia telah beberapa hari tidak ke kebun, tetapi pada hari Senin (12/8) lalu, ia sempat mendatangi kebunnya. Namun ia tidak mneyadari, jika dipondok kebunnya ada sesorang. Ia mengaku, hanya sempat melihat motor milik korban yang terparkir dibawah pondoknya, yang dikiranya orang numpang parkir.

“Ya Senin kemaren, saya melihat ada motor dibawah pondok, tapi saya tidak menyangka ada orang didalam pondok. Saya kira, biasa ada orang numpang parkir untuk mengambil rumput,” tukasnya.

Untuk diketahui, saat ini korban telah dibawa kerumah sakit umum daerah kota Arga Makmur, untuk menjalani diotopsi.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment