RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, semakin berbenah demi memberikan pelayanan maksimal kepada amsyarakat khususnya di Bengkulu Utara. Pembenahan ini, dengan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien dengan melengkapi berbagai sarana serta peralatan medis. Hal ini ditegaskan oleh Direktur RSUD Arga Makmur, dr. Jasmen Silitonga, Sp.KK.
“Saat ini kita sudah melengkapi sarana sentral oksigen untuk para pasien di setiap bangsal dan ruangan. Jadi perawat tidak mesti repot-repot membawa tabung oksigen ke ruang bangsal,” katanya.
Jasmen juga mengungkapkan, tahun 2020 pihaknya berencana akan kembali menambah ruang operasi (OK). Saat ini baru memiliki tiga ruang. Tahun depan akan ditambah dua ruang lagi. Dengan adanya lima ruang OK nanti, pelayanan lebih maksimal lagi kepada masyarakat. Tidak hanya penambahan sarana prasarana fisik bangunan saja, namun ditambahkan Jasmen, pihaknya juga melakukan penambahan sarana medis untuk masyarakat.
“Saat kita sudah memiliki ruang PICU, merupakan sarana untuk tindakan kepada bayi yang berumur dibawah 28 hari. Ada juga ruang NICU, ruang inipun untuk menangani bayi-bayi yang bermasalah saat kelahirannya,” bebernya.
Lebih jauh Jasmen menambahkan, pihaknya juga akan menambah sarana medik Laparoscopy. Alat ini fungsinya untuk operasi bedah, dan kegunaan alat ini lebih efisien saat pasien menjalani operasi.
“Jadi nanti pasien saat operasi bedah, tidak mesti dirobek terlalu lebar, cukup menggunakan alat ini. Tidak hanya untuk dibagian perut, namun alat ini bisa juga dikembangkan untuk THT,” sambungnya.
Selain itu, untuk tahun 2020 rumah sakit yang dipimpinnya masuk akreditasi penilaian. Kedepan juga akan melakukan peningkatan sistem informasi, dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS). SIM RS ini, telah dimulai pada Bulan Desember 2019 lalu, dimana pelaksanaannya semua data sudah di dalam Hp android. Contoh, dokter mau visit tidak perlu lagi kertas, langsung ke pasiennya mengisi data dan memberi resep cukup melalui aplikasi ini.
“Aplikasi ini terkoneksi ke Dukcapil, BPJS dan Kemenkes. saat ini dalam sosialisasi ke dokter maupun karyawan rumah sakit meskipun belum terpapar semuanya. Dengan adanya aplikasi ini, jadi nanti lebih kepada penghematan kertas,” jelasnya.
Pihaknya berharap, usulan 2021 sarana medis CT scan bisa terealisasi. Meski usulan ini akan diajukan pada 2020 mendatang, ia optimis rumah sakit Argamakmur layaknya seperti RS di kota besar.
“Kami akan berusaha lebih baik lagi, mengembangkan rumah sakit ini butuh proses. Dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya peningkatan pendapatan rumah sakit jauh lebih meningkat,” pungkasnya.
Laporan : Redaksi

