RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pembangunan bendungan irigasi persawahan di Desa Sengkuang Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP) yang tak tuntas, kembali merugikan masyarakat. Hal ini lantaran pengalihan arus sungai pada saat pembangunan berlangsung hingga saat ini belum ditimbun. Akibatnya, puluhan meter lahan perkebunan beserta tanam tumbuh milik masyarakat terjun ke sungai. Kepala Desa Sengkuang, Halimunasir mengatakan setidaknya puluhan tanam tumbuh dan lahan perkebunan dengan lebar 15 meter dan panjang 50 meter saat ini telah habis akibat dampak pembangunan bedungan tersebut. “Jika arus sungai dikembalikan seperti semula, tentu abrasi ini tak akan…
Read More