Siswi SD Bengkulu Utara Korban Bully, Akui Dikeroyok Bukan Konten Tiktok

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Viralnya video yang sempat menghebohkan masyarakat Bengkulu Utara, dimana adanya aksi bully yang dilakukan oleh pelajar SD di Bengkulu Utara, yang sebelumnya di klaim oleh salah satu orang tua pelaku bully sebagai konten tiktok. Ternyata, aksi bully tersebut bukan konten tiktok. Melainkan, pelajar yang dibully benar benar dikeroyok oleh dua orang siswi teman sekelasnya. Hal ini diakui, oleh Za saat di sambangi awak media dikediamannya bersama orang tuanya.

“Terus terang om, meskipun sudha damai. video yang saya di bully itu, bukan konten tiktok. Tapi, saya benar benar di keroyok oleh dua orang teman saya tersebut,” ujarnya Za didampingi ibunya.

Kepada awak media, Za menerangkan awal mula kronologi kejadian tersebut. Dikatakannya, kejadian ini berawal ketika ia tidak terima di ejek oleh temannya yang sesuai dalam video itu yang menendangnya, dengan ejekan menyebut nama orang tuanya. Dalam hal ini, Za merasa tidak terima, ia pun merespon ejekan itu dengan berdebat mulut. Alhasil, Ra mengajaknya berkelahi, dan ia pun menerima tantangan tersebut. Dalam perkelahiannya itu, yang ia tidak menduga Ra dibantu oleh Fa. Melihat kondisi tersebut, ia pun tidak bisa berkutik dan hanya bisa pasrah ketika dikeroyok kedua teman sekelasnya itu.

“Teman saya yang lain, ada yang merekam perkelahian kami. Awalnya, saya tidak terima diejek, dan ditantang untuk berkelahi. Saya pun menerima tantangan itu, namun yang tidak saya duga, teman saya yang berinisial Fa justru membantu Ra mengeroyok saya. Akhirnya saya pun pasrah, seperti yang ada di video itu,” bebernya.

Mendengar cerita putrinya, ibu Za mengaku sebenarnya ia sangat emosi atas kejadian yang dialami oleh putrinya tersebut. Namun, lantaran suaminya (Bapak Za, red) dan ibunya Ra merupakan teman dekat dan juga teman se kantor di salah satu OPD di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara. Sehingga, kejadian tersebut damai secara kekeluargaan yang sebelumya kejadian ini sudah sempat sampai di Mapolres BU.

“Sebenarnya kejadian ini, kami sudha damai. Tapi, mendengar cerita anak saya, saya juga sebenarnya emosi. Namun sudah damai, dan perdamaian tersebut ditangani langsung oleh pihak Unit PPA Satreskrim Polres BU, karena suami saya teman dekat sama Ibu Ra yang satu kantor. Sehingga aksi tersebut damai secara kekeluargaa. Meski demikian, saya meminta kepada pihak sekolah, agar anak saya dapat dipindahkan ke kelas lain tidak menyatu lagi dengan Ra. Hal ini saya lakukan, agar tidak terjadi kejadian serupa,” demikian ibu Za.

Baca juga :

Beredar Video Aksi Bully Siswi SD, Ternyata Main Tiktok Jam Sekolah

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment