Progres Pembangunan PUPRP Lebong, Capai 97,94 Persen

RubriKNews.com, LEBONG – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (DPUPRP) Kabupaten Lebong, patut mendapatkan apresiasi penuh dalam capaian target kinerja pengerjaan kegiatan fisiknya. Bagaimana tidak, khususnya melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA), DPUPRP benar-benar mengedepankan kepentingan masyarakat dalam hal meningkatkan sarana infrastruktur yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2017 yang mencapai 97,94 persen.

Prestasi capaian DPUPRP Lebong ini tentunya tidak terlepas dari kinerja serta solidaritas dan semangat seluruh tim dari bidang SDA, agar capaian progres fisik berupa pengembangan jaringan irigasi yang telah ditargetkan sebanyak 10 titik, dapat dikerjakan seluruhnya. Dimana, salah satunya kegiatan fisik pembangunan irigasi Bumi Swarang Patang Stumang yang berada di wilayah Air Kotok desa Nangai Tayau Kecamatan Amen Kabupaten Lebong provinsi Bengkulu.

Disampaikan oleh Budi Kurniadi, S,TP,M.Si selaku Kepala Bidang SDA DPUPRP Kabupaten Lebong, menuturkan ada perasaan bangga dan senang dapat membantu masyarakat dalam hal pembangunan kegiatan irigasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Ia mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan keberlanjutan dan ketersediaan air untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Yang mana hal ini, agar dapat memperbaiki saluran air yang rusak agar jaringan dapat berfungsi baik dan maksimal, sehingga dapat mengalirkan air sesuai kebutuhan petani. Tidak hanya itu, juga untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil produksi tanaman pangan, serta tetap menjaga fungsi bangunan irigasi.

” Kami sangat bangga dengan hasil ini, dimana capaian yang telah kami raih mencapai 90 persen lebih dalam hal kegiatan pembangunan di bidang kami, hal ini juga tidak terlepas dari kekompakan tim, yang selalu menjaga solidaritas dalam menjalankan seluruh kegiatan demi masyarakat,” ungkapnya.

Sejauh ini sambung Budi, di kegiatan bidang SDA DPUPRP Lebong ini terdapat 32 kegiatan fisik, yang menelan anggaran baik DAK maupun DAU mencapai Rp. 17,4 Milyar. Dimana kegiatan tersebut diantaranya, Rehabilitasi D.I Air Aman I Desa Tabeak Blau I Kecamatan Lebong Atas, Rehabilitasi D.I Air Buah Kelurahan Topos Kecamatan Topos, Rehabilitasi D.I Air Embong III Desa Karang Dapo dan Desa Bungin Kecamatan Bingin Kuning, Rehabilitasi D.I Air Pluwen Tengah Desa Pungguk Pedaro Kecamatan Bingin Kuning, Rehabilitasi D.I Air Uram Desa Embong Uram Kecamatan Uram Jaya, Rehabilitasi D.I Air Cendam Desa Sukabumi Kecamatan Lebong Sakti, Rehabilitasi D.I Air Panjang Desa Tanjung Bungo Kecamatan Lebong Tengah, Rehabilitasi D.I Air Piantan Kiri Desa Talang Leak Kecamatan Bingin Kuning, Rehabilitasi D.I Air Siapang Kiri Desa Ujung Tanjung Kecamatan Bingin Kuning, Peningkatan D.I Air Aman Kiri Desa Tabeak Blau Kecamatan Lebong Atas, yang seluruhnya bersumber dari Dana DAK. Sementara kegiatan yang bersumber dari dana DAU diantaranya, Rehabilitasi Peningkatan D.I Air Baloi Kelurahan Topos Kecamatan Topos, Rehabilitasi Peningkatan D.I Air Buyuak Atas Kelurahan Turan Lalang Kecamatan Lebong Selatan, Rehabilitasi Peningkatan D.I Air Dingin Desa Air Dingin Kecamatan Rimbo Pengadang, Pembanguanan Peningkatan Jaringan Irigasi Air Teluk Buluak, Pembangunan Peningkatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Nga’ai Bawah Desa Karang Anyar Kecamatan Lebong Tengah, Pembangunan Peningkatan D.I Jaringan Irigasi Air BK 14 kanan, Pembangunan Peningkatan D.I Jaringan Irigasi Air Aman III Desa Talang Ulu Kecamatan Lebong Utara, Pembangunan Peningkatan D.I Jaringan Irigasi Air Tebeleak Desa Tabeak Dipoa Kecamatan Lebong Sakti. Ada lagi, Perencanaan Pembangunan Peningkatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Teluk Buluak, Air Nga’ai Bawah, Air BK 14, Air Aman III dan Air Tebeleak, Pembangunan Jaringan Irigasi Air Baes Suplesi Air Benang, Pembangunan Embung Updating Database Daerah Irigasi Kabupaten Lebong, Pembangunan Irigasi Air Pauh Kecil Suplesi ke Irigasi Air Mubai, Pembangunan Bronjong Sungai Air Ketahun, Pembangunan Pelapis Tebing Sungai Air Kotok, Pembangunan Bronjong Sungai Air Pauh, Pengendali Banjir Sungai Air Uram, Pengendali Banjir Sungai Air Kotok dan Sungai Air Aman, Pengendali Banjir Sungai Air Cendam, Perencanaan Pembangunan Bronjong Sungai Ketahun, Perencanaan Pembangunan Pelapis Tebing Sungai Air Kotok, Perencanaan Pembangunan Bronjong Sungai Air Pauh.

” Meski demikian, ia mengakui untuk pencairan dana belum sepenuhnya maksimal dimana baru 90 persen yang dicairkan yakni Rp. 13,3 Milyar. Namun ia optimis, hingga tahun 2017 berakhir seluruh pekerjaan dipastikan selesai berikut dengan laporan administrasi serta kegiatan fisiknya,” tandasnya.

 

Laporan : Apri
Editor : Effendy

Related posts

Leave a Comment