RubriKNews.com, LEBONG – Sebanyak 15 Kelompok Tani (Poktan) eks UPT Transmigrasi desa Pelabai Kecamatan Pelabai Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, mendapatkan bantuan 15 ekor sapi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lebong. Dalam kesempatan penyerahan ini, 15 Poktan ini diwarning untuk jangan coba-coba memperjualbelikan sapi bantuan, yang dibiayai dari APBD Pemkab Lebong tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Disnakertrans Lebong Bambang Tegoeh, R, S.Sos kepada awak media, Senin (11/12)
” Kita baru menyerahkan bantuan 15 ekor sapi untuk 15 poktan, dimana sapi ini kita minta untuk dirawat dan dikembangkan untuk usaha peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Namun ia menegaskan, bantuan sapi ini bukan bantuan pengganti lahan usaha II. Selain itu, jangan coba-coba diperjualbelikan,” ungkapnya.
Bambang menjelaskan, meski ini bantuan untuk kesejahteraan masyarakat melalui poktan. Tetap saja bantuan ini melalui teknis, bagi poktan penerima wajib menandatangani berita acara penyerahan bantuan diatas materai, yang mana didalamnya terdapat beberapa poin penegasan yang harus diingat dan dijalankan oleh poktan tersebut.
” Sapi bantuan ini hanya dapat dimanfaatkan oleh kelompok dan tidak istilah dikuasai secara pribadi, dan harus dipelihara dengan baik. Sementara untuk teknisnya, pengawasan yang kita lakukan terhadap bantuan ini, poktan wajib mentaati apabila sapi ini sakit maka harus ada surat keterangan dari dokter hewan dan juga harus ada bukti otentik berupa foto dan dibuat berita acara yang diketahui oleh kades setempat. Kemudian jika sapi ini menghasilkan, maka hasilnya baru dapat diperjualbelikan dengan sistem pembagian, kelompok sapi betina sebesar 3/4 dari hasil penjualan, sedangkan kelompok pemilik sapi jantan mendapatkan 1/4 dari hasil penjualan,” bebernya.
Selain menyerahkan bantuan berupa hewan ternak jenis sapi, poktan juga mendapatkan bantuan penyediaan dan pengelolaan prasarana dan sarana sosial ekonomi, berupa dedak sapi, garam, bibit rumput, kayu, seng, paku seng, paku inchi.
” Jadi bantuan penyediaan ini, turut kita salurkan kepada poktan sebagai modal awal kelompok dalam mengembangkan usaha sapi,” tukasnya.
Laporan : Apri
Editor : Effendi

