Pembayaran Gaji Terlambat, ASN Bengkulu Utara Diminta Bersabar

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Hari pertama masuk kerja Senin (4/1), sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara dikejutkan dengan belum diterimanya gaji bulanan, yang sejatinya sudah masuk ke rekening pada awal bulan lalu. Ternyata, hal ini disebabkan karena adanya sistem penggajian yang berubah, mengikuti petunjuk dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), yang mesti menggunakan aplikasi SIPD. Hal ini pun diakui oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an didampingi Kepala BPKAD BU Fitriansyah, yang langsung melakukan Rapat Dadakan di ruang rapat Setdakab BU Senin (4/1).

“Iya kita melakukan rapat dadakan, menyikapi proses perubahan regulasi tata kelola Penggajian Tahun 2021 per/Januari. Dimana, sistem penggajian ini diharuskan menggunakan Program Sistem Informasi Penggelolaan Daerah (SIPD),” kata Mi’an.

Mi’an pun menjelaskan, sistem penggajian dengan regulasi baru ini, cukup mengagetkan dan tentunya dampaknya akan terlambatnya pembayaran gaji pegawai ASN. Dimana, dalam Pemberian Gaji melalui SIPD ini harus menyesuaikan dengan Bank, pembayar Gaji dan pusat. Hingga saat ini, di Provinsi Bengkulu belum bisa menyelaraskan dengan pusat. Progres penerapan SIPD Ini masih masih berjalan di seluruh Indonesia, dan bukan hanya terkendala di Provinsi Bengkulu saja.

“Kita saat ini tengah berupaya berkoordinasi Ke Provinsi, agar bagaimana secepatnya hak dan gaji para ASN ini, dapat segera dibayarkan dan tidak terlambat. Sembari menunggu proses SIPD ini berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Fitriansyah ditemui awak media diruangannya. Pihaknya, sudah berupaya maksimal untuk mencari solusi mengantisipasi keterlambatan pembayaran gaji Januari Tahun 2021 ini. Sejauh ini, pihaknya sudah mendapatkan izin dari Bupati BU dan berdasarkan hasil rapat, pembayaran gaji ASN BU akan dilakukan menggunakan sistem manual. Mengingat, saat ini aplikasi SIPD masih berjalan dan belum bisa dijalankan.

“Inshaallah dalam satu pekan ini, seluruh gaji ASN BU akan dibayarkan. Kita akan gunakan sistem manual, makanya sejak satu minggu ini kami lembur untuk menginput ulang data penggajian ASN BU, satu persatu. Kami harap, ASN BU dapat bersabar, karena dalam hal ini kami tetap akan berjuang secepat mungkin, gaji dan tunjangan masuk ke rekening,” singkat Fitri.


Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment