Kesal Jalan Kota Hanya Dijanjikan Perbaikan, Warga Karang Suci Bakal Kirim DPUPR Uang Koin Logam

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Warga desa Karang Suci Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, mulai gerah dengan janji Pemerintah. Pasalnya, jalan Kabupaten di RT 10 Dusun Tegal Rejo desa Karang Suci tidak kunjung diperbaiki yang dibiarkan rusak parah, dimana warga hanya menerima janji-janji yang tak berujung, sementara ungkapan Bupati BU Ir. Mi’an yang katanya mengutamakan pembangunan infrastruktur terkesan “Tong Kosong” dan berat sebelah yang mana pembangunan infrastruktur terutama jalan, justru kebanyakan mengarah ke wilayah Ketahun Putri Hijau. Mengungkapkan kekesalan ini, warga bergotong-royong mengumpulkan uang koin logam yang bakal di kirim ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten BU.

Diketahui, aksi pengumpulan uang koin logam ini sudah dilakukan warga sejak beberapa bulan belakangan, dimana puncaknya menjelang HUT RI mendatang, uang koin logam ini akan langsung di kirim ke DPUPR guna memberitahu dan membantu Pemerintah bahwa jalan didalam Kota Arga Makmur yang merupakan ibukota Kabupaten masih banyak yang rusak layaknya jalan dizaman Indonesia belum merdeka dahulu. Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga yang protes, sebut saja Ali.

Dikatakan Ali, aksi pengumpulan koin ini merupakan bentuk kepedulian warga setempat, terhadap jalan yang sudah bertahun-tahun rusak tak kunjung diperbaiki oleh pihak pemerintah.

” Kami sudah melakukan pengumpulan uang logam, dan tidak menutup kemungkinan uang ini akan kami antar ke Dinas PUPR, sebagai sumbangsih kami untuk dapat diperhatikan atas infrastruktur jalan diwilayah kami yang masih rusak berat,” ujarnya.

Ditambahkan Ali, aksi protes ini mengingat jalan dalam kota yang rusak ini sudah berulang kali dalam beberapa tahun belakangan selalu mendapatkan jatah pengukuran oleh pihak DPUPR BU. Namun realisasinya dipertanyakan, karena hingga saat ini sudah puluhan tahun tidak juga kunjung dapat perhatian. Terlabih lagi, akibat jalan rusak ini banyak pengendara yang jadi korban.

“Sudah banyak pengendara kendaraan menjadi korban akibat jalan rusak ini, terlebih lagi pengendara roda dua. pak Bupati, kami juga masyarakat BU yang juga butuh perhatian. Koar-koar pembangunan jalan infrastruktur jangan hanya dijadikan pencitraan, tapi dibuktikan dong. Masa jalan dalam kota yang merupakan ibukota Kabupaten masih banyak yang mengalami rusak berat,” imbuhnya.

Dengan aksi koin ini lebih jauh Ali menambahkan, pihaknya berharap dengan aksi ini Pemerintah dapat tergerak untuk mengutamakan pembangunan infrastruktur jalan dalam kota, jangan hanya membangun wilayah yang belum berpenghuni seperti diwilayah KTM Lagita.

” Harapan kami, tahun ini jalan ini dapat segera diperbaiki, semoga saja Bupati tidak lagi mencari pencitraan,” pungkasnya.

 

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment