Kajari Bengkulu Utara Nantikan Tangkapan Kejagung DPO Buron Dugaan Korupsi DD Karya Pelita

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara, nantikan hasil tangkapan Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berhasil menciduk S, buron kasus korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Karya Pelita, Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Tahun 2017. S yang berprofesi sebagai petani itu merupakan buronan Kejari Bengkulu Utara. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Kejari BU Elwin Agustian Kahar, SH, MH.

“Iya, saat ini kami tengah menantikan hasil tangkapan Tim Kejaksaan Agung (Kejagung), yang berhasil menciduk eks Kades yang telah buron bertahun tahun atas dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Desa tahun 2017, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Elwin.

Untuk diketahui, berdasarkan release Kejagung RI, bahwa Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berhasil menciduk S pada Kamis sore (6/1) berkisar pukul 17.45 WIB. Dimana, DPO buron ini berhasil diciduk di Perumahan Cahaya Darussalam 2, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Yang mana, S sebelumnya telah masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah berulang kali mangkir dari panggilan sebagai tersangka oleh Kejari Bengkulu Utara.

“Tim Tabur Kejaksaan Agung mengamankan buronan ini di Perumahan Cahaya Darussalam 2, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat karena ketika dipanggil sebagai tersangka oleh jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara. Tersangka tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan karenanya yang bersangkutan dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) hingga akhirnya tersangka S alias US berhasil diamankan setelah pencarian diintensifkan oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung. Identitas tersangka yang diamankan S alias US. Pekerjaan petani,” beber Elwin dikutip dari pernyataan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan pers tertulis, Kamis (6/1).

Elwin menambahkan, dalam penjabaran Leonard. S telah menjadi tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara (P-8) Nomor: Print-02/N.7.12/Fd.1/11/2018 tertanggal 2 November 2018 dan Nomor: Print-02A/L.7.12/Fd.1/06/2019 tertanggal 19 Juni 2019. Leonard menyebut perbuatan S menimbulkan kerugian sebesar Rp 400.287.193. S kini telah dititipkan di Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan. S telah diberangkatkan hari ini Jum’at (7/1) ke Bengkulu Utara dengan protokol kesehatan yang ketat.

“S alias US merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Karya Pelita Kecamatan Marga Sakti Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2017, sehingga menimbulkan kerugian sebesar Rp 400.287.193. Tersangka S alias US pasca ditangkap dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dan selanjutnya tersangka telah diberangkatkan ke Bengkulu Utara pada Jumat 7 Januari 2022 dengan mematuhi protokol kesehatan. Kami hanya tinggal menunggu kedatangannya saja,” demikian Elwin.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment