RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait kejadian kesurupan massal di SMPN 1 Arga Makmur, informasinya mahluk ghaib yang mendiami beberapa lokal di skeolah tersebut meminta tumbal. Yakni, seekor kambing yang disembelih di lokasi tersebut.
Hal ini berdasarkan, pantauan awak media ketika pihak sekolah tengah mengadakan yasinan bersama guru dan siswa-siswi SMPN 1 Arga Makmur. Dalam prosesi yasinan tersebut, beberapa siswi masih mengalami kesurupan. Dimana salah satunya, menyebut-nyebut meminta tumbal agar hal serupa tidak kembali terulang. Namun hal tersebut, langsung dipatahkan oleh salah satu guru yang juga seorang ustadz.
Dalam komunikasi antara siswi yang dirasuki mahluk halus tersebut, Ustadz menegaskan tidak akan mengikuti keinginan dari apa yang diminta. Mengingat, apa yang diminta merupakan hal yang tidak wajar. karena, permintaan tersebut dinilai syirik.
Menanggapi hal tersebut, kepala Sekolah SMPN 1 Arga Makmur Drs. Tiswarni membantah hal tersebut. Ia menyatakan, tidak ada istilah minta tumbal tersebut. Namun demikian, jika pun ada, pihaknya tidak akan memenuhi seperti apa yang diucapkan siswi yang kesurupan itu. Pihaknya, akan tetap mengadakan yasinan, sesuai dengan ajaran Agama Islam. Yakni, meyakinkan para murid bahwa apa yang harus dipercayai itu, hanya satu tuhan, tidak ada sesembahan lainnya.
“Tidak ada permintaan tumbal itu, itu dinilai musrik. Jadi, kedepan, prosesi yasinan ini akan dilanjutkan terus, hingga kejadian kesurupan massal ini tidak lagi terjadi,” singkatnya.
Laporan : redaksi

