RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Selasa (10/10) sekitar pukul 11.00 WIB, warga desa Ujung Tanjung Kecamatan Lebong Sakti, digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki, yang terapung disungai Air Ketahun dengan posisi tertahan bebatuan.
Data terhimpun dilapangan, mayat ini pertama kali ditemukan oleh warga setempat murid Sekolah dasar yang berniat membuang sampah di aliran sungai. Namun setibanya disungai, murid SD ini mencium aroma tidak sedap dan melihat ada sesuatu yang tertahan di bebatuan sungai. Penasaran dengan benda yang tersangkut di bebatuan, serta mengeluarkan aroma tidak sedap ini. Ia pun memanggil masyarakat sekitar lainnya, yang tengah membuat batu nisan kuburan di sekitaran sungai tersebut. Memastikan apa yang ditemukan siswa SD ini, kemudian beberapa orang warga mendatangi lokasi yang di tunjuk oleh murid. Sementara setelah dipastikan itu sesosok mayat, warga lainnya juga menghubungi perangkat desa untuk meneruskan temuan ini ke pihak berwajib.

Kades Ujung Tanjung 1 Mukhtarrezi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat berjenis laki laki tersebut, dan telah ditangani oleh pihak kepolisian.
” Iya benar, warga kami menemukan mayat yang tersangkut dibebatuan. Dimana pertama kali ditemukan oleh bocah siswa SD,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH, S.Ik melalui Kapolsek Lebong Tengah Iptu Edi Suprianto, SH juga membenarkan temuan tersebut. Dikatakan Edi, jenazah sudah langsung dievakuasi dimana sebelumnya dilakukan identifikasi ke RSUD Lebong untuk dilakukan visum. Data yang berhasil kami dapat, mayat bernama Jeri (20) warga desa Pungguk Pedaro Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong.
” Saat ini jenazah sudah dievakuasi, dan identitasnya pun sudah kita dapatkan. Namun sayangnya, keluarga korban enggan untuk dilakukan otopsi, sehingga jenazah kita serahkan,” ungkapnya.
Edi menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, korban ini sudah tidak pulang ke rumah sejak 3 malam lalu, yang dimulai dari Minggu malam hingga saat ini. Yang mana, sebelumnya korban berpamitan kerumah teman perempuannya. Namun lantaran, kondisi ditemukan sudah seperti ini, pihak keluarga menerima dengan ikhlas, yang ditunjukkan tidak ingin memperpanjang proses, dan menginginkan langsung mengebumikan jenazah korban.
” Saat ini kita tidak bisa berbuat banyak terkait temuan ini, namun kita akan tetap menyelidiki penyebab kematiannya, kendati pihak keluarga enggan jenazah untuk di otopsi. Untuk selanjutnya, kasus ini akan kita dalami lagi,” demikian Kapolsek.
Laporan : Apri
Editor : Effendy

