RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMA pada hari pertama, Senin (9/4) berlangsung selayaknya dengan berjalan lancar. Hanya saja, sebanyak 13 peserta UNBK se Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tidak mengikuti ujian, dimana semunya dimasukkan status Droup Out(DO).
Ini diketahui, seperti diungkapkan oleh Kepala MKKS SMA/MA sederajat se Kabupaten BU, Drs. Kaman yang menuturkan. Berdasarkan laporan dari beberapa seklah, dari 21 sekolah yang menyelenggarakan UNBK kecuali SMA Enggano yang masih manual. Diketahui sebanyak 13 siswa dinyatakan DO.
” Iya, kita baru mendapatkan informasi lengkap ini pada sore hari ini, dimana sebanyak 13 peserta UNBK yang tidak mengikuti UNBK,” ungkap Kaman.
Kaman menjelaskan, ketigabelas siswa dan siswi tersebut diantaranya. Bernama Bobi Saputra yang berasal dari SMAN 1 Lais, kemudian dengan nomor peserta U26020070605 dari SMAN 1 Ketahun. Selanjutnya, dari SMAN 1 Kerkap ada 2 orang yakni Yuda Rizki Aryanto dan Fitriani. Terbanyak peserta yang DO berasal dari SMAN 1 Air Besi diantaranya, Afhit Arya Satriawan, Zumita, Umi Syukirawati, Fifi Puspita, Peti Suryanti, Selly Sarmila. Lanjut dari SMAN 1 Ulok Kupai juga terdapat dua murid yang tidak mengikuti ujian, yakni Restu Widiasih Astuti dan Celine Dion Boris Sitindoan. Dan terakhir, dari SMA Muhammadiyah Arga Makmur yakni Muhammad Arkhan. Sementara dari UNKP yakni SMAN 1 Enggano, juga terdapat 1 murid yang DO bernama Adi Saputra.
Sejauh ini diakui Kaman, pihaknya tidak mendapatkan alasan dari para siswa yang tidak mengikuti ujian tersebut. Meski demikian, pelaksanaan ujian berjalan lancar, dimana ujian ini dibagi tiga sesi yakni pagi, siang dan sore hari. Untuk pagi hari masuk pada pukul 8:00 WIB sampai dengan pukul 10:00 WIB, Siang pada pukul 10:00 WIB sampai dengan pukul 12:00 WIB dan sore pada pukul 14:00 WIB sampai pukul 16:00 WIB. Pada hari pertama mata pelajaran yang diujikan yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia.
” Saya memastikan tidak ada kecurangan dan kebocoran soal dalam ujian ini. Sebab, sistem UNBK menggunakan password masing-masing jadi tidak ada yang bisa membuka soal di layar monitor tanpa dibuka oleh siswa itu sendiri. Selain itu juga, sistem pengawasan dilakukan sistem menyilang dan bergantian dengan sekolah lain. Misal SMA 2 diawasi pengawas dari SMA Lais dan begitu juga sebaliknya,” jelasnya.
Sementara, untuk SMAN 2 Arga Makmur sendiri, UNBK diikuti 222 siswa dari dua jurusan yakni IPA dengan jumlah peserta laki-laki sebanyak 49 siswa dan perempuan sebanyak 104 siswa. Dan jurusan IPS dengan jumlah peserta laki-laki sebanyak 39 peserta dan peserta perempuan sebanyak 69 orang.
Laporan : Effendi

