Dua Media Online Diduga Milik Ponakan Bupati Mi’an, Dilapor Ke Polisi Disebut Tebar Fitnah Dan Ujaran Kebencian

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Bengkulu Utara, digegerkan dengan ulah dua media online yang diduga ilegal, terindikasi milik keponakan Bupati Bengkulu Utara Ir.Mi’an, berinisial An, terpaksa berurusan dengan pihak penegak hukum. Bagaimana tidak, kedua media online yakni Detikpro.com dan Fokuswarta.com disebut telah menyebar fitnah serta ujaran kebencian, dan dianggap provokasi, yang merugikan nama baik salah satu anggota DPRD Bengkulu Utara yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pansus Covid 19.

Kedua konten berita diduga hoaks, dan menyebar ujaran kebencian serta menyebar fitnah ini, yakni konten berita yang telah diterbitkan oleh media detikpro.com dengan judul “Rusak Jalan, Armada Ocbama diboikot Masyarakat”. Kemudian, konten berita dari media fokuswarta.com dengan judul “Rusak jalan, Masyarakat Boikot Angkutan Batu Bara Milik Dewan Febri Yurdiman”.

Diketahui, dalam pemberitaan ujaran kebencian tersebut, kedua media yang pemiliknya diduga memiliki hubungan keluarga dengan Bupati Mi’an ini, disinyalir sengaja menebarkan isu yang tidak sesuai dengan fakta. Pasalnya, hal ini seperti yang diungkapkan oleh anggota DPRD BU Febri Yurdiman. Dimana, namanya disebut-sebut oleh kedua media ini, dengan menebar fitnah dan menyebutkan bahwa perusahaan angkutan batu bara milik Febri Yurdiman telah merusak jalan. Hal ini jelas, telah merugikan nama baiknya. Padahal, Febri mengaku jabatannya sebagai anggota DPRD, serta namanya tidak ada hubungan dengan perusahaan pengangkut batu bara tersebut.

“Saya tidak menampik, jika perusahaan Ocbama yang bergerak dibidang angkutan batu bara ini, merupakan perusahaan keluarga saya. Namun, saya tidak terima kalau dikait-kaitkan nama saya dengan perusahaan tersebut. Pasalnya, saya tidak ada hubungan dengan perusahaan itu, lalu kenapa nama saya disebut-sebut dalam pemberitaan di kedua media itu,” ujar Febri.

Febri juga menyesalkan, meskipun ia tidak menampik bahwa perusahaan itu milik keluarganya. Tapi, apakah seperti itu etika jurnalis dalam menjudge adanya polemik di masyarakat. Apakah benar aksi tulisan di kedua media ini, bahwa perusahaan Ocbama ini telah menghancurkan jalan. Ini jelas sudah sangat menghakimi, tanpa mencari tahu kebenarannya dan membuktikannya.

“Namun yang pasti, saya tegaskan. Bahwa, ia sebagai anggota DPRD BU tidak ada kaitannya dengan perusahaan yang disebut-sebut oleh kedua media itu dalam kontennya,” tegas Febri.

Untuk itu, ia pun menandaskan terpaksa membawa kasus ini ke ranahnya hukum. Mengingat, kedua media ini jelas telah merugikan nama baiknya dan mencemarkan serta menyebarkan ujaran kebencian dengan membuat fitnah yang belum tentu kebenarannya.

“Kami sudah menyampaikan, laporan resmi ke pihak Mapolres Bengkulu Utara. Karena menilai konten berita di kedua media ini, jelas terkesan membuat opini tak berdasar yang menimbulkan fitnah dan ujaran kebencian,” jelasnya.

Jery : Terlapor Sudah Dua Kali Diperiksa

Sementara itu, membenarkan hal ini Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono melalui Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik didampingi Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, S.Ik, mengaku telah menerima laporan resmi anggota DPRD ini. Terkait, dugaan pencemaran nama baik atas adanya artikel berita provokasi, penyebaran fitnah serta ujaran kebencian yang dilakukan oleh media detikpro.com dan fokuswarta.com. Saat ini, Jery mengaku telah melakukan penyelidikan.

“Sejauh ini, kami telah dua kali memanggil dan mengumpulkan bahan keterangan dari dua terlapor. Status saat ini, masih dalam penyelidikan,” singkat Kasat.

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan. Awak media, belum mendapatkan tanggapan dari Bupati BU ir. Mi’an atas permasalahan media yang diduga milik keponakannya tersebut.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment