DPRD Bengkulu Utara Kebut Paripurna RAPBD TA 2022

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran (TA) 2022 sepertinya dikebut. Bagaimana tidak, hari ini Selasa (23/11) pihak DPRD Kabupaten Bengkulu Utara langsung mengadakan dua agenda Paripurna sekaligus dengan waktu yang terpisah. Yakni, Paripurna Nota Pengantar RAPBD TA 2022 dan Paripurna Pandangan Fraksi RAPBD TA 2022.

Dalam rapat paripurna nota pengantar ini yang dipimpin oleh Ketua DPRD BU, Sonti Bakara, S.H, didampingi Waka I, Juhaili, S.Ip, yang diikuti 20 anggota Dewan dari 30 orang, serta dihadiri secara langsung Bupati Ir.H.Mian, pihak OPD, FKPD, maupun pihak lainnya, terungkap. Dalam penyampaiannya, Mi’an menjelaskan usulan RAPBD TA 2022, untuk dijadikan peraturan daerah anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022.

“Dalam R-APBD 2022, pendapatan diasumsikan sebesar Rp. 1.186.945.402. 417,00- yang terdiri dari PAD diasumsikan sebesar Rp. 98.701.419.011, pendapatan transfer diasumsikan Rp. 1.043.095. 183.406, lain -lain pendapatan daerah yang sah diasumsikan sebesar Rp. 45.148.800.000,” ujarnya.

Mi’an menambahkan, belanja daerah direncanakan pada tahun 2022 sebesar Rp. 1.200.729.483.347 terdiri dari belanja operasional Rp. 870.091.010.762, belanja modal Rp. 52.248. 609.622, belanja tidak terduga Rp. 15.000.000. 000, belanja transfer Rp. 263.389.862.963.

“Membandingkan antara target pendapatan daerah dan belanja daerah, maka terdapat selisih kurang atau defisit anggaran sebesar minus Rp. 13.784.080. 930,. Defisit tersebut, akan ditutupi dari pembiayaan netto daerah. Sehubungan telah dikeluarkannya surat Informasi resmi, alokasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tahun anggaran 2022 yang terdiri dari dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp. 580.035. 368,000, dana bagi hasil (DBH) Rp. 45.350,824,000, dana alokasi khusus (DAK-Fisik) Rp. 56.135,732,000, dana alokasi khusus (DAK Non Fisik) Rp. 160.557, 808, 000, dana insentif daerah Rp. 1.832.705.000,. Yang menjadi fokus utama pihak kita, kedepannya memenuhi harapan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di berbagai bidang sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kita,” tutupnya.

Sementara itu, dalam Rapat Paripurna Pandangan Fraksi RAPBD TA 2022, Fraksi Nasdem seperti disampaikan juru bicara Eko Putra. Pihaknya, meminta dinas PUPR BU bangun jalan link di wilayah desa Sukarami-Tanjung Harapan. Kemudian, disampaikan oleh Edi Putra dari fraksi PAN mengkritik program CSR yang belum optimal. Pihaknya juga meminta program TJSLP dapat disempurnakan karena banyaknya kecemburuan masyarakat desa penyanggah. Selain itu juga, pembangunan infrastruktur dinilai tidak seimbang, dan meminta adanya pemerataan. Terakhir, untuk Fraksi Gerindra All Out.

“Fraksi Gerindra tengah melakukan rapat partai. Sementara, untuk pandangan fraksi terhadap RAPBD TA 2022 disampaikan oleh Sekwan,” singkat Sonti Bakara, SH.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment